26 Juli 2024

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Zig-zag PKS yang Hampir bikin Blunder

2 min read
Keputusan PKS memasangkan Anies-Sohibul Iman menjadi surprise, karena tiga hari sebelumnya baru membuat keputusan kalau PKS menyagubkan Sohibul Iman.
Keputusan PKS kembali mengusung Anies bisa jadi karena melihat banyaknya peotes dari para kader dan pendukungnya, atau ini bagian dari strategi PKS sekedar test the water.
PKS tidak mungkin meninggalkan Anies, karena keduanya saling membutuhkan sebagai mutualistic symbiosis.
Naiknya suara PKS di berbagai daerah, khususnya di Jakarta khususnya sebagai partai pemenang, tidak terlepas karena sebagai pengusung Anies di Pilpres. Semua partai pengusung Anies (Nasdem, PKS, dan PKB) dapat coctail effect (efek ekor jas), kenaikan perolehan suara di Pileg sehingga perolehan kursi di DPR naik. Semuanya karena Anies effect.
Jangan sampai PKS meninggalkan Anies, ibarat kacang lupa akan kulitnya. Keputusan PKS tidak mencalonkan Anies tapi malah mencalonkan Sohibul Iman, menimbulkan banyak tanda tanya. Akankah Sohibul Iman mau melawan Anies di Pilgub Jakarta ?
Semula masyarakat bertanya-tanya : sedang punya rencana apakah PKS dengan tidak mengusung Anies? Apakah :
Pertama, PKS tergoda dengan tawaran cawagub dukungan Prabowo dan Jokowi ?
Jika koalisi partai-partai pendukung rezim Jokowi (KIM) masih didukung Jokowi, tawaran cawagub dari KIM (cagub RK) adalah sebuah jebakan bagi PKS yang bertujuan hanya ingin mengadu domba dan memecah belah kesolidan pendukung Anies, yaitu pendukung militan dengan pendukung Anies yang ragu-ragu. Atau, Jokowi dan Prabowo memang mau menghancurkan PKS dari dalam dengan iming-iming cawagub, menteri, bahkan dana yang sangat besar sebagai pengganti Pilpres? Akankah PKS mulai berubah filosofi perjuangannya ?
Bagaimanapun dan dengan cara apa pun niat Jokowi dipoles, cagub pilihan Jokowi bakal enjoy saja jika harus berkubang kecurangan, kebohongan, dan manipulasi, suatu hal yang bertentangan dengan prinsip kebenaran yang selama ini dijunjung tinggi oleh PKS.
Kedua, PKS dendam ke Anies ?
Sulit mencari alasan kalau PKS harus berpisah dengan Anies. Mengapa ? Karena selama ini prinsip perjuangan PKS dengan Anies itu sama : kebenaran, kejujuran, transparansi, keadilan, kesetaraan, kesejahteraan, dan ditegakkannya hukum secara profesional, jujur, dan adil.
Jika PKS tidak sejalan lagi dengan Anies, hanya ada satu kemungkinan : Anies yang melnceng atau PKS ysmg mulai tergiur jabatan duniawa
Oleh : Sholihin MS
Pemerhati Sosial dan Politik
______________________________________
Disclaimer: Rubrik Kolom adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan oposisicerdas.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi oposisicerdas.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.