25 Juli 2024

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

CAT Ungkap Alami Gangguan Kesehatan Fisik Usai Dipaksa Hasyim Asy’ari Lakukan Perbuatan Terlarang di Hotel Belanda

2 min read
Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) CAT mengalami gangguan kesehatan fisik usai dipaksa Hasyim Asy’ari melakukan perbuatan terlarang di Hotel Van der Valk, Amsterdam, Belanda.
Fakta mengenai gangguan kesehatan fisik yang dialami CAT tersebut terungkap dalam sidang yang dilakukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu 3 Juli 2024.
Ketua DKPP Heddy Lugito mengungkapkan CAT mengalami gangguan kesehatan fisik seminggu setelah dipaksa Hasyim Asy’ari melakukan perbuatan terlarang.
“Pengadu (CAT) menyatakan, setelah kejadian tersebut seminggu kemudian Pengadu mengalami
gangguan kesehatan fisik,” kata Heddy Lugito dikutip kilat.com dari surat putusan DKPP Nomor 90-PKE-DKPP/V/2024, Kamis 4 Juli 2024.
Setelah mengalami gangguan kesehatan fisik, CAT kata Heddy Lugito memeriksakan gejala yang dialaminya ke dokter umum.
“Hasil konsultasi dengan dokter menganjurkan agar dilakukan pemeriksaan lanjutan bersama antara Pengadu dan Teradu,” katanya.
Kemudian, CAT pun menghubungi Hasyim lewat pesan WhatsApp untuk juga melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai anjuran dokter.
“Kemudian Teradu menjawab, ‘iyaa siap sayang’,” kata Heddy Lugito membacakan isi pesan yang dikirim Hasyim.
Setelah itu kata Heddy, Hasyim pun mengirimkan hasil pemeriksaan kesehatannya yang ia lakukan di Indonesia.
“(Pengiriman hasil pemeriksaan) disertai dengan caption ‘semoga kita sehat selalu’,” jelas Heddy.
Dalam sidang pemeriksaan, kata Heddy bahwa Hasyim mengakui bahwa kata ‘kita’ yang dimaksud dalam chat Whatsapp tersebut adalah dirinya dan CAT.
Diberitakan sebelumnya, DKPP resmi memecat Hasyim Asy’ari sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
DKPP memutuskan Hasyim Asy’ari terbukti melakukan tindak asusila terhadap Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Belanda berinisial CAT.
Dalam sidang DKPP, Hasyim Asy’ari terbukti melanggar Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu (KEPP).
“Mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya,” ujar Ketua DKPP Heddy Lukito pada Rabu, 3 Juli 2024. (*)
Sumber: kilat
Foto: Hasyim Asy’ari dan CAT (YouTube Metro TV/ DKPP RI )