Operasi Patuh Cartenz Berakhir,Jumlah Pelanggaran Lalin di Biak Turun
Polda Papua -Polres Biak Numfor, Operasi Patuh Cartenz 2025 yang dilaksanakan oleh Polres Biak Numfor selama 14 hari, sejak 14 hingga 27 Juli 2025 secara umum menunjukkan adanya penurunan pelanggaran lalu lintas dibandingkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.
Kasatlantas AKP Marvi Oksiriana Cakti,.S.Tr.K,M.H saat di konfirmasi menyebut data Satlantas Polres Biak Numfor untuk Penindakan Pelanggaran (Dakgar) selama 14 hari berjumlah 341 pelanggaran terdiri dari tilang sebanyak 150 dan teguran 191.Sedangkan di tahun 2024 sebanyak 370 pelanggaran terdiri dari tilang 170 dan teguran 200 pelanggaran
“Adapun jenis pelanggaran kendaraan roda dua di tahun 2025,yang tidak menggunakan helm sebanyak 229 pelanggar,melawan arus 12 pelanggaran,gunakan HP saat berkendara 12 pelanggaran,bonceng penumpang lebih dari satu, ada 15 pelanggaran,berkendara dibawah umur 22 dan,knalpot tidak sesuai aturan sebanyak 10 pelanggar,”ujar Kasatlantas.
“Jika dibandingkan dengan tahun 2024, tidak menggunakan helm ada 233 pelanggar, melawan arus 12,gunakan HP saat berkendara 14 pelanggaran,boncen penumpang lebih dari satu ada 19 pelanggaran,berkendara dibawah umur 24 dan,knalpot tidak sesuai aturan sebanyak 10 pelanggar,”ucapnya
Tak hanya itu,kendaraan roda empat yang melakukan pelanggaran berupa tidak mengenakan safety belt sebanyak 41 pelanggar dna ini turun dibanding tahun 2024 sebanyak 52 pelanggar
Kasat merincikan untuk perbandingan kendaraan yang diamankan pada tahun 2025 untuk kendaraan roda dua 300 kendaraan, 41 kendaraan roda empat dan untuk kendaraan roda enam ke atas, nihil.
Satlantas juga mendata jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2025 sebanyak 3 kejadian dengan 1 orang korban luka berat dan 1 orang luka ringan .Sedangkan tahun 2024 ada 2 kejadian dengan 1 korban luka berat dan 1 korban luka ringan
Kendaraan roda dua yang mengalami kecelakaan sebanyak 6 kendaraan sedangkan roda empat ada 4 kendaraan,sedangkan di tahun 2024 sebanyak 4 kendaraan roda dua, untuk roda empat dan roda enam atau lebih, nihil
“Pelanggaran masih didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, padahal helm sangat penting demi keselamatan berlalu lintas,”ujar AKP Marvi
“Kami imbau warga masyarakat tetap memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan dan ini adalah tanggungjawab kita bersama dan bukan hanya hanya kepolisian,”ucapnya mengakhiri.