3 April 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

PERSONIL POLRES MERAUKE AMANKAN AKSI SPONTANITAS OJOL DAN KURIR ONLINE DI MERAUKE: TUNTUTAN ATAS GANGGUAN INTERNET DISAMPAIKAN KE TELKOM DAN PEMKAB

Merauke, – Sekitar 50 orang pengemudi Ojek Online (Ojol) dan Kurir Online melakukan aksi spontanitas di Kantor Bupati dan Plaza Telkom Merauke pada Selasa pagi (19/8), menuntut kejelasan atas gangguan jaringan internet yang terjadi di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Kabag Ops Polres Metauke AKP Irwanto Dawal, SH di dampingi Kadat Intelkam Polres Merauke dan anggota melaksanakan pengamanan aksi tersebut.

Aksi yang dikoordinatori oleh Max Salim tersebut berlangsung sekitar pukul 09.55 WIT di Jalan Postel, Kelurahan Mandala, Merauke. Para peserta aksi menyuarakan kekecewaan atas lambannya penanganan gangguan jaringan yang dinilai telah berulang setiap tahun dan berdampak besar terhadap mata pencaharian mereka.

Dalam aksi tersebut, para peserta diterima oleh Nandang selaku Pejabat Sementara (Pjs.) Kepala Kantor Telkom Merauke. Nandang menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi dan menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh putusnya kabel optik di dua titik, yaitu di sekitar Merauke dan antara Kabupaten Sorong–Fakfak. Saat ini, Telkom telah mengirim kapal ke lokasi untuk melakukan perbaikan, dengan estimasi pemulihan jaringan pada tanggal 5 September 2025.

Menanggapi penjelasan tersebut, Max Salim menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:

Permintaan kejelasan dan transparansi atas gangguan jaringan. Penyediaan jaringan cadangan atau back up di enam titik strategis yang dapat diakses oleh ojol dan masyarakat umum.

Ultimatum waktu dua minggu untuk merealisasikan solusi, sebelum aksi lanjutan digelar dengan massa yang lebih besar.

Setelah menyampaikan aspirasi di kantor Telkom, massa bergerak ke Kantor Bupati Merauke dan diterima langsung oleh Bupati Yosep Bladip Gebze dan Wakil Bupati Fauzun Nihayah.

Dalam tanggapannya, Bupati Merauke menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi secara tertib. Ia mengakui bahwa Pemerintah Daerah juga terdampak oleh gangguan internet dan telah menghubungi pihak Kominfo serta memanggil Telkom untuk klarifikasi, namun belum mendapat jawaban memadai.

“Besok kami akan kembali memanggil Telkom untuk klarifikasi. Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan provider lain agar kejadian serupa tidak terus terulang,” ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Fauzun Nihayah menyampaikan bahwa Pemkab Merauke tengah menyiapkan solusi jangka pendek dengan memasang jaringan alternatif menggunakan 6 buah Starlink di beberapa titik yang mudah diakses oleh pengemudi ojol dan masyarakat umum.

Aksi spontanitas tersebut berakhir pukul 11.15 WIT dengan tertib dan situasi tetap aman serta kondusif.