2 Februari 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Personel Piket Siaga Polres Keerom Amankan Pelaku Penganiayaan Orang Tua di Kampung Yuwanain

Keerom – Personel Piket Siaga Ton V Polres Keerom menunjukkan respon cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di Kampung Yuwanain, Kabupaten Keerom, Minggu (01/02/2026) pagi.

Sekitar pukul 05.28 WIT, petugas menerima laporan pengaduan masyarakat mengenai seorang warga yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras dan meresahkan lingkungan sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Personel Piket Siaga Ton V terlebih dahulu melaksanakan apel singkat untuk menerima arahan cara bertindak (CB) di lapangan yang dipimpin langsung oleh Danton V, IPDA Sahabuddin B.K., S.H., sebelum bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas memperoleh informasi dari saksi dan pihak keluarga bahwa terduga pelaku dalam kondisi mabuk telah melakukan penganiayaan terhadap orang tuanya sendiri dengan menggunakan senjata tajam jenis parang. Untuk mencegah eskalasi situasi dan menghindari potensi amuk massa, personel dengan sigap mengamankan pelaku.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolres Keerom guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah cepat aparat kepolisian tersebut berhasil mengendalikan situasi sehingga kondisi kamtibmas di Kampung Yuwanain kembali aman dan kondusif.

Dengan kehadiran Polri yang responsif di tengah masyarakat, potensi jatuhnya korban jiwa dapat dicegah serta memberikan rasa aman dan perlindungan bagi korban, keluarga, dan warga sekitar.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Keerom AKP Dr. Hendrik R. Sipahutar, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa respon cepat personel merupakan bentuk komitmen Polres Keerom dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Setiap laporan masyarakat wajib ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Keerom,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa tindakan kekerasan, terlebih yang dipicu oleh konsumsi minuman keras, sangat merugikan berbagai pihak.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi minuman keras karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak ragu melapor apabila terjadi gangguan kamtibmas,” pungkasnya.