Sambut Ramadan 1447 H, PKS PPU Ajak Kader Fokus Beribadah dan Bijak Berbagi Waktu
PENAJAM – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar agenda Tarhib Ramadan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Kantor Sektretariat DPD PKS PPU. Mengangkat tema besar “Bulan Kemanusiaan: Berbagi, Menguatkan, Memulihkan”, acara ini dihadiri oleh Anggota DPR RI dari PKS Dapil Kalimantan Timur, Aus Hidayat Nur, jajaran pengurus dan kader yang bersiap menyambut bulan suci dengan penuh antusiasme dan kesiapan organisasi yang matang.
Ketua Panitia, Sugeng Mardisantoso dalam sambutannya menekankan bahwa kunci keberhasilan program partai selama bulan suci terletak pada keselarasan gerak seluruh anggota.
“Yang menjadi perhatian kita adalah ketika kita menyiapkan sebuah kegiatan, maka semoga semua anggota bisa menyesuaikan. Ketika kita di struktur telah menyiapkan sebuah kegiatan, kita akan bersama-sama selama bulan Ramadan. Kita harap struktur solid dan kompak untuk mensukseskan seluruh kegiatan-kegiatan PKS ini,” tegasnya di hadapan para peserta.
Dia juga menambahkan harapan agar Ramadan tahun ini menjadi momentum peningkatan spiritual bagi setiap individu.

“Kita semua dalam menyambut bulan Ramadan ini, Allah memberikan kita kekuatan semangat sehingga Ramadan ini menambah ketakwaan kita karena kita sudah melewati ini berkali-kali. Mudah-mudahan kita semua diridhoi Allah SWT,” tambah Sugeng.
Selanjutnya, Ketua DPD PKS PPU, Rois Umar, memberikan arahan yang cukup tajam mengenai tantangan gaya hidup digital saat ini.
Dia secara khusus menyoroti penggunaan media sosial yang seringkali melalaikan waktu ibadah.
“Ibu-ibu suka TikTok atau FB posting-posting, Sebentar lagi Ramadan, apakah masih dilanjut, Lanjut dong, tapi harus dibagi waktunya dan dijaga jangan sampai kalah sama setan,” ujar Rois Umar sembari mengingatkan bahwa godaan media sosial bisa menjadi penghalang utama dalam meraih keberkahan.
“Setan itu adalah musuh yang nyata. Harusnya tadarus ternyata TikTok-an terus, harusnya tarawih tetapi FB-nya tidak selesai-selesai karena kalah sama setan. Ramadhan kita harus mampu mengalahkan, karena jika kita tidak mengalahkan, kita akan rugi,” lanjutnya dengan tegas.
Rois Umar juga mewanti-wanti agar prioritas jangan sampai terbalik demi persiapan lebaran semata.
“Bulan yang penuh dengan ampunan, barokah, dan rahmat akan terlewat. Eh, tahu-tahu sudah siap-siap bikin kue, siap-siap lebaran, tetapi Al-Qur’an-nya belum khatam. Pertama jaga orientasinya, ketakwaan harus tetap kita raih, dan kedua jangan kalah sama setan,” pesan Rois Umar menutup sambutannya.
Memasuki sesi materi inti, Ustadz Imam Sujius memaparkan esensi mendalam mengenai tujuan berpuasa.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan di dunia adalah tiket menuju kebahagiaan akhirat yang tak terlukiskan.
“Tujuan Ramadan adalah agar kita bertakwa, menjalankan semua perintah-Nya, dan menjauhi semua larangan-Nya. Surga itu kenikmatannya tidak pernah dibayangkan oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga. Makanya surga harus diperjuangkan, dicari dengan cara menjalankan iman kepada Allah SWT,” papar Ustadz Imam.
Imam Sujius mengajak para kader untuk benar-benar menjaga kualitas ibadah mereka agar tidak sekadar menahan lapar.
“Supaya dengan gembira kita bisa menjalankan Ramadhan ini dengan betul-betul menjaga dari segala hal yang membatalkan, menjaga untuk menjalankan sunah-sunahnya. Jangan sampai Ramadan selesai tapi kita tidak mendapatkan apa-apa. Ramadan pasti berjalan, pasti meninggalkan kita, tetapi apakah kita bisa mendapatkan bekal dalam Ramadan” tanyanya.
Sebagai penutup, Ustadz Imam memberikan tips praktis agar Ramadhan 1447 H kali ini lebih bermakna dan membawa perubahan nyata bagi kesehatan lahir maupun batin.
“Untuk menggapai amalan di bulan Ramadan agar mendapatkan berkah adalah puasalah dengan keimanan dulu yang didahului. Dengan berpuasa kita bebas dari obesitas dan diabetes, itu adalah bonus dari Allah SWT,” jelasnya.
Dia juga menekankan pentingnya memaksimalkan malam hari dan interaksi dengan kitab suci.
“Hidupkan malam Ramadan, bersedekah, dan jangan meninggalkan hak-haknya daripada Al-Qur’an. Perbanyak dzikir dan istighfar, tinggalkan hal-hal yang sia-sia. Semoga kita mendapatkan berkah sehingga kita lebih baik dari Ramadan sebelumnya,” pungkas Ustadz Imam mengakhiri materinya.
The post Sambut Ramadan 1447 H, PKS PPU Ajak Kader Fokus Beribadah dan Bijak Berbagi Waktu first appeared on Beritakaltimterkini.com.