12 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Kasat Reskrim Polres Merauke Hadiri Rapat Stabilisasi Harga dan Pengawasan Pangan Asal Hewan

Merauke – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pangan asal hewan (PAH) bagi masyarakat, Polres Merauke melalui Satuan Reserse Kriminal menghadiri rapat koordinasi yang digelar pada Selasa (3/3/2026) pukul 10.00 WIT hingga 12.30 WIT di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke.

Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Martha Bayu Wahyuni Wijaya, A.Pi., M.Sc., tersebut turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, S.T.K., S.I.K., para pelaku usaha (HIPAR, peternak babi, pengirim daging babi, dan jagal), serta enumerator instansi terkait dengan jumlah peserta sekitar 20 orang.

Dalam pembahasan, disampaikan bahwa Kabupaten Merauke saat ini menjadi salah satu parameter inflasi dengan angka 2,92 (kategori baik) yang ditopang sektor bahan pangan. Namun, harga daging babi yang mencapai Rp160.000/kg dinilai fluktuatif sehingga perlu langkah stabilisasi. Selain itu, terdapat permintaan pemasukan telur dari Timika serta daging babi dari Jakarta ke Merauke, serta pengiriman daging babi ke provinsi lain yang harus tetap mengutamakan kebutuhan lokal.

Kasat Reskrim Polres Merauke selaku Kasatgas Saber menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengawasan terhadap 14 komoditas strategis, termasuk pemberian sanksi tegas hingga pencabutan izin apabila ditemukan pelanggaran. Pengawasan juga difokuskan pada aspek kesehatan hewan, kelengkapan dokumen, serta distribusi daging, mengingat adanya potensi penyakit hewan seperti MIFA dan antraks yang dapat merugikan peternak dan berdampak pada inflasi daerah.

Rapat ini menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan dengan meningkatkan populasi serta kualitas bibit ternak babi di Kabupaten Merauke, memperketat pengawasan distribusi, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat Merauke tetap menjadi prioritas utama. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.