2 April 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Polda Papua Tegaskan Rekrutmen Polri Transparan dan Akuntabel dalam Dialog Interaktif Polisi Menyapa

Jayapura – Polda Papua melalui Bidang Humas menggelar kegiatan Dialog Interaktif Polisi Menyapa dengan tema “Membangun dan Menjaga Sumber Daya Manusia Polri di Tanah Papua” yang berlangsung di Stasiun LPP RRI Jayapura, Kamis (02/04/2026) pagi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol. Eko Rudi Karyanto, S.I.K., serta Kasubbagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Papua AKP Rachmad Ridho Satrio, S.I.K., dan dipandu oleh presenter Arul Firmansyah.

Dalam dialog tersebut, AKP Rachmad Ridho Satrio menjelaskan bahwa proses penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2026 telah dimulai sejak 9 Maret melalui tahapan pendaftaran online hingga verifikasi yang berakhir pada 30 Maret.

“Untuk saat ini, seleksi telah memasuki tahapan awal bagi calon Akpol, Bintara, dan Tamtama. Animo masyarakat cukup tinggi, dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 3.856 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada tahun ini terdapat kebijakan baru, khususnya pada penerimaan Bintara, yaitu dibukanya jalur khusus bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di wilayah Papua.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol. Eko Rudi Karyanto menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, dan akuntabel.

“Proses rekrutmen menjadi perhatian publik, oleh karena itu kami memastikan seluruh tahapan diawasi secara ketat, baik oleh internal maupun eksternal, selama 1×24 jam,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kami tegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya alias gratis dan tidak ada jalur khusus. Apabila ditemukan pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Terkait pengawasan, ia menambahkan bahwa masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui sistem pengaduan Dumas Presisi yang terhubung langsung dengan Mabes Polri.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 1×24 jam, dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor,” jelasnya.

Menutup dialog, Polda Papua mengimbau masyarakat untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.