29 April 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Kecelakaan Tunggal di Jalur Trans Tolikara, Seorang Pengemudi Hilux Meninggal Di Lokasi

Tolikara, Papua Pegunungan – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Trans Tolikara, tepatnya di tikungan Kali Konda, Distrik Minage, Kabupaten Tolikara, pada Kamis (27/11/2025). Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pengemudi pickup Toyota Hilux berwarna hitam dengan nomor polisi PA 7973 BE meninggal dunia di tempat. Jumat, (28/11/2025).

Korban diketahui bernama Herman Barri (46), seorang PNS asal Desa Kenyam, Kabupaten Nduga. Saat kejadian, ia dalam perjalanan dari Wamena menuju Tolikara dengan mengangkut sekitar 1,5 ton beras.

Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H.,M.H melalui Kasat Lantas Ipda Febri Yudha Asmara, S.H menjelaskan bahwa Berdasarkan keterangan dari saksi bernama Impa Tarra (35), yang turut ikut dalam perjalanan namun menggunakan kendaraan berbeda, mereka berangkat bersama dari Wamena pada pukul 14.00 WIT. Namun sesampainya di kawasan Puncak Mega, saksi tertinggal cukup jauh dari korban.

Saksi Impa Tarra (35) kemudian melanjutkan perjalanan hingga tiba di Kota Karubaga untuk menurunkan muatan beras di Mako Kodim 1716/Tolikara. Namun setelah menunggu Herman Barri tak kunjung tiba. Upaya menghubungi korban melalui teleponpun tak membuahkan hasil.

Saksi juga mengaku bersama seorang anggota Kodim memutuskan melakukan pencarian. Saat menyusuri kembali jalur Trans Wamena–Tolikara, tepat di tikungan Kali Konda, mereka menemukan kendaraan Hilux milik korban berada di dalam semak-semak. Kondisi Herman Barri saat ditemukan sudah tidak bernyawa. Ungkap Kasat Lantas

Lanjut, Dari hasil penelusuran olah TKP awal, kami mengungkapkan bahwa kendaraan korban mengalami rem blong pada kondisi jalan turunan dengan aspal berlubang serta cuaca berkabut tebal. Hilangnya kendali membuat mobil menabrak pohon. Ditambah dengan tekanan berat muatan dari bagian belakang yang diduga mendorong kursi ke depan, mengakibatkan dada korban terbentur setir hingga mengalami pendarahan fatal. Jelasnya

Sambung, akibat dari kecelakaan ini, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp. 60 juta. Petugas kepolisian telah mengambil langkah-langkah penanganan antara lain:

* Menerima laporan dari saksi

* Mendatangi lokasi kejadian

* Melakukan evakuasi korban ke rumah sakit dan

* Berkoordinasi dengan anggota Kodim dan tim ambulans

Pihak Sat Lantas Polres Tolikara menginformasikan bahwa faktor utama terjadinua kecelakaan tersebut diduga berasal dari rem kendaraan yang tidak berfungsi serta kurangnya kehati-hatian pengemudi dalam melintasi jalan turunan yang licin dan berkabut. Tutup Kasat Lantas Ipda Febri

Ardi HUMAS.