11 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Wakapolres Tolikara Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz 2026

Tolikara, Papua Pegunungan – Wakapolres Tolikara, AKP Budiharjo Ksdir, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Cartenz Tahun 2026 yang digelar di wilayah hukum Polres Tolikara, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif menjelang pelaksanaan ibadah Bulan Suci Ramadhan.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Tolikara Iptu Febri Yudha Asmara, S.H bertindak selaku Perwira Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Pama Polres Ipda Suwarni, S.E. Apel diikuti oleh seluruh personel Polres Tolikara, didukung 10 personel Kodim 1716/Tolikara, 3 personel Satpol PP Tolikara, serta unsur Dinas Perhubungan.

Pada kesempatan itu, Wakapolres Tolikara membacakan amanat Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si. Dalam amanatnya disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz 2026 dilaksanakan serentak di 38 provinsi di seluruh Indonesia dan akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan nyaman, khususnya menjelang Ramadhan. Pelaksanaan operasi lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, guna meningkatkan partisipasi serta simpati masyarakat terhadap Polantas.

Dalam amanat tersebut juga dipaparkan data perbandingan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama Operasi Keselamatan Cartenz tahun 2024 dan 2025. Tercatat, jumlah pelanggaran tilang mengalami peningkatan dari 480 pelanggar pada 2024 menjadi 729 pelanggar pada 2025 atau naik sekitar 50 persen. Sementara teguran meningkat dari 11.982 menjadi 13.856 pelanggar atau naik 15 persen.

Namun demikian, angka kecelakaan lalu lintas menunjukkan penurunan signifikan. Dari 98 kasus pada 2024, turun menjadi 49 kasus pada 2025. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun dari 8 orang menjadi 4 orang, korban luka berat dari 55 orang menjadi 24 orang, serta korban luka ringan dari 97 orang menjadi 36 orang. Kerugian materiil pun menurun dari sekitar Rp. 230 juta pada 2024 menjadi Rp. 198,4 juta pada 2025.

Disebutkan pula bahwa faktor penyebab kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh pelanggaran seperti pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat berkendara, serta melawan arus.

Kapolda Papua menegaskan bahwa permasalahan lalu lintas tidak dapat ditangani oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait.

Adapun tujuan utama Operasi Keselamatan Cartenz 2026 adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan, serta terwujudnya Kamseltibcarlantas di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Tolikara.

Operasi ini menyasar pengendara roda dua dan roda empat, pejalan kaki, kendaraan umum, kelengkapan administrasi kendaraan, serta lokasi-lokasi rawan seperti jalan raya, pasar, kawasan pertokoan, objek wisata, terminal, bandara, hingga lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaannya, personel akan melakukan deteksi dini, pemetaan lokasi rawan, kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, ramp check kendaraan, patroli, pengaturan lalu lintas, serta penegakan hukum secara humanis melalui tilang elektronik (ETLE) dan teguran.

Menutup amanatnya, Kapolda Papua menekankan kepada seluruh personel agar selalu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga keselamatan dalam bertugas, meningkatkan disiplin, membangun sinergi dengan stakeholder terkait, serta mengedepankan sikap senyum, sapa, salam, dan pelayanan humanis kepada masyarakat.

“Layanilah masyarakat dengan sepenuh hati, sehingga kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas semakin meningkat,” pesan Kapolda Papua.

Apel gelar pasukan ini menjadi tanda dimulainya Operasi Keselamatan Cartenz 2026 di wilayah hukum Polres Tolikara, dengan harapan terciptanya situasi lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Ardi