Wakapolres Tolikara Hadiri Konferensi Pertama Perempuan GIDI Distrik Dou : Dorong Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Keluarga
Tolikara, Papua Pegunungan — Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolikara sukses menggelar Konferensi Pertama Perempuan GIDI Distrik Dou yang berlangsung di Distrik Dou, Jumat (20/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera” dengan subtema “Pemberdayaan Ekonomi Perempuan untuk Kemandirian Keluarga.”
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Willem Wandik selaku Bupati Tolikara, Wakil Bupati Yotam Wonda, Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara Elisabet Y. Flassy Wandik, serta sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan.
Acara dimulai dengan kedatangan rombongan Bupati dan Wakil Bupati pada pukul 13.00 WIT, dilanjutkan dengan doa pembukaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sekretaris Distrik Dou, Jeremias Fruaro, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara, Elisabet Y. Flassy Wandik, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi. Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan seminar, pelatihan pembuatan kue berbahan sagu, serta peluncuran Festival Sagu sebagai bagian dari ketahanan pangan lokal.
Bupati Willem Wandik dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan Distrik Dou yang selama ini dinilai tertinggal.
“Kami datang dengan penuh cinta kepada masyarakat Distrik Dou. Kami tidak hanya berkunjung, tetapi akan tinggal bersama masyarakat, makan dan tidur di sini. Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk menjawab kebutuhan dan doa masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa peluncuran Festival Sagu merupakan langkah strategis menghadapi potensi krisis pangan global.
“Sagu adalah kekuatan lokal kita. Dari Distrik Dou, kita bisa menjadi pemasok pangan bagi Papua Pegunungan. Ini adalah peluang besar bagi ibu-ibu untuk bangkit secara ekonomi,” tambahnya.
Wakil Bupati Yotam Wonda menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan realisasi janji pemerintah untuk membangun wilayah Dou dan sekitarnya.
“Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia. Distrik Dou menjadi prioritas baru dalam pengembangan wilayah Tolikara,” ujarnya.
Waka Polres Tolikara, AKP Budiharjo Kadir, turut memberikan materi terkait perlindungan perempuan dan anak, khususnya mengenai kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Kekerasan bukan hanya fisik, tetapi juga verbal. Membentak istri atau anak sudah termasuk kekerasan. Perempuan memiliki hak yang harus dilindungi, dan peran ibu sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara menegaskan nilai penting perempuan dalam kehidupan keluarga berdasarkan ajaran Alkitab.
“Perempuan adalah penolong yang sepadan bagi laki-laki. Tanpa perempuan, kehidupan keluarga tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan dana sebesar Rp120 juta kepada perwakilan kelompok perempuan GIDI untuk mendukung kegiatan seminar dan pemberdayaan ekonomi.
Selain itu, direncanakan beberapa agenda lanjutan, di antaranya:
1. Pelatihan pembuatan kue berbahan dasar sagu.
2. Peluncuran Festival Sagu.
3. Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)
4. Sarasehan rutin setiap dua bulan.
Kegiatan hari pertama ditutup pada pukul 18.21 WIT dengan doa oleh Ketua TP-PKK. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Konferensi ini menjadi momentum penting dalam mendorong peran perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga dan pembangunan daerah, khususnya di wilayah Distrik Dou, Kabupaten Tolikara.
Kegiatan akan dilanjutkan pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan agenda pelatihan dan peluncuran program-program lanjutan.
Penulis : Ardi