Satuan Polairud Polres Waropen Respon Cepat, Lakukan Pencarian Laporan Orang Hilang di Kali Karugha.
Polres Waropen, Waren – Respon cepat ditunjukkan oleh Satuan Polairud Polres Waropen dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa orang hilang yang terjadi diwilayah Kali Karugha, Kampung Urfas I (Kali Sanggei), Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen, Jumat (17/04/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh seorang masyarakat bernama Anok Kandai (60 tahun), seorang nelayan yang berdomisili di Kampung Urfas I. Ia melaporkan hilangnya seorang perempuan bernama Maria Boari (60 tahun), yang merupakan ibu rumah tangga dan juga warga setempat.
Berdasarkan kronologis kejadian, pada pukul 10.00 WIT, pelapor bersama korban dan seorang saksi bernama Yosina Aibini berangkat dari Kali Sanggei menuju Kali Karugha untuk mencari bia (kerang) di kawasan hutan bakau. Setelah selesai mencari, pelapor dan saksi keluar dari area bakau, namun korban kembali masuk ke dalam hutan bakau seorang diri.
Upaya pemanggilan terhadap korban telah dilakukan berulang kali oleh pelapor dan saksi, namun tidak mendapat respons. Hingga akhirnya korban tidak kembali dan diperkirakan hilang sekitar pukul 16.45 WIT.
Selanjutnya, pada pukul 18.15 WIT, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Pos Satuan Polairud di Pelabuhan Rakyat Kali Sanggei, dan menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 18.50 WIT, Kasat Polairud AKP. Elton Jack Rumbiak bersama 2 Personel Satuan Polairud serta dibantu oleh pihak keluarga korban dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan, namun korban belum berhasil ditemukan. Pihak kepolisian bersama masyarakat akan terus melanjutkan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Polres Waropen dalam hal ini Satuan Polairud, menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas diwilayah perairan dan hutan bakau, agar selalu berhati-hati serta tidak beraktivitas seorang diri guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.