Bupati dan Wakil Bupati Tolikara Resmikan Jalan WILYON, Wujudkan Akses dan Harapan Baru bagi Masyarakat Pedalaman
Tolikara, 25 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tolikara kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedalaman. Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., bersama Wakil Bupati Yotam Wonda, S.H., M.Si., secara resmi meresmikan pembukaan Jalan WILYON di Wilayah Pembangunan II, Distrik Kanggime, Rabu (24/6/2026).
Peresmian tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya membuka keterisolasian sejumlah kampung di wilayah pedalaman. Jalan WILYON akan menghubungkan ruas Trans Puncak Jaya–Tolikara dengan Kampung Logoni dan Kampung Marlo, sehingga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mempercepat pelayanan dasar bagi masyarakat.
Kegiatan itu dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRK Tolikara, para kepala organisasi perangkat daerah, tim pemenangan, tokoh masyarakat, tokoh gereja, aparat kampung, serta ratusan warga dari berbagai wilayah. Kehadiran rombongan pemerintah disambut meriah melalui prosesi adat, ibadah syukur, penyampaian sambutan, hingga jamuan makan bersama yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Tolikara Willem Wandik menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses.
“Selama bertahun-tahun masyarakat mengalami kesulitan memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, kebutuhan ekonomi, pelayanan gereja, maupun pelayanan pemerintahan. Jalan ini merupakan jawaban atas doa dan harapan panjang masyarakat. Hari ini kita menyaksikan bersama bahwa pembangunan mulai hadir untuk membuka masa depan yang lebih baik,” ujar Willem Wandik.
Menurutnya, Jalan WILYON akan menjadi jalur strategis yang mampu mempercepat mobilitas masyarakat, mempermudah anak-anak menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, memperkuat pelayanan gereja dan pemerintahan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke kampung-kampung terpencil.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan selama proses pembangunan berlangsung, termasuk memberikan rasa aman kepada para pekerja, kontraktor, tenaga kesehatan, guru, dan seluruh pihak yang bertugas melayani masyarakat.
“Pembangunan ini adalah milik seluruh masyarakat. Karena itu mari kita jaga bersama agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda mengatakan bahwa pembangunan Jalan WILYON merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam merealisasikan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan sejak masa kampanye.
“Hari ini kami datang bukan sekadar melihat kondisi masyarakat, tetapi hadir untuk menjawab kebutuhan mereka. Pembangunan harus dimulai dari kampung menuju kota. Dengan terbukanya akses jalan ini, kami berharap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat akan berkembang lebih cepat,” ungkapnya.
Dukungan terhadap pembangunan tersebut juga disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga. Ia menjelaskan bahwa DPRK bersama pemerintah daerah telah menyetujui dan mengesahkan anggaran pembangunan Jalan WILYON sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pekerjaan sehingga jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua I DPRK Tolikara, Wes Kogoya. Sebagai putra asli wilayah tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada pemerintah melalui doa serta menjaga situasi keamanan agar pembangunan berjalan sesuai rencana.
Suasana penuh haru mewarnai rangkaian kegiatan ketika tokoh gereja, aparat kampung, dan perwakilan masyarakat menyampaikan ungkapan syukur serta terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara. Beberapa warga bahkan meneteskan air mata karena impian memiliki akses jalan yang layak akhirnya mulai terwujud setelah bertahun-tahun dinantikan.
Bagi masyarakat Kampung Logoni dan Kampung Marlo, kehadiran Jalan WILYON bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi simbol terbukanya harapan baru menuju kehidupan yang lebih baik. Jalan tersebut diyakini akan membuka akses terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, pelayanan pemerintahan, hingga pelayanan keagamaan yang selama ini sulit dijangkau.
Sebagai penanda dimulainya pembangunan, Bupati Tolikara Willem Wandik secara resmi mengesahkan pembukaan ruas jalan sekaligus menetapkan nama Jalan WILYON, yang disaksikan langsung oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Momentum tersebut menjadi awal dari harapan baru bagi masyarakat pedalaman Tolikara menuju pembangunan yang semakin merata, inklusif, dan berkelanjutan.
The post Bupati dan Wakil Bupati Tolikara Resmikan Jalan WILYON, Wujudkan Akses dan Harapan Baru bagi Masyarakat Pedalaman first appeared on pembaruanpapua.com.