30 Juni 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Monumen Tokoh Besar Karel Gobai di Distrik Paniai Timur Diresmikan

Paniai, 29 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Paniai secara resmi meresmikan Monumen Tokoh Besar Karel Gobai pada Senin, 29 Juni 2026. Monumen yang berlokasi di halaman Kantor Distrik Paniai Timur tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Paniai, Yan Pit Nawipa, AMD.Tek., serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, TNI–Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga besar Karel Gobai, dan masyarakat Kabupaten Paniai.

Peresmian monumen ini merupakan wujud penghargaan Pemerintah Kabupaten Paniai terhadap jasa, dedikasi, dan pengabdian Karel Gobai, salah satu tokoh penting dalam sejarah pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Paniai. Kehadiran monumen ini menjadi simbol penghormatan atas nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan keteladanan yang diwariskan kepada generasi penerus.

Berdasarkan catatan sejarah, Karel Gobai lahir pada 3 Januari 1928 di Kagupagu, Paniai, dengan nama asli Temotipiya Gobai. Setelah menempuh pendidikan di Sekolah Alkitab Makassar pada tahun 1946–1950, beliau kembali ke Paniai dan menjadi salah seorang guru Alkitab pertama orang asli Papua. Melalui pengabdiannya, beliau turut mengembangkan pendidikan masyarakat, memberantas buta huruf, serta mendukung penerjemahan bahan-bahan pembelajaran dan keagamaan ke dalam bahasa Mee.

Dalam perjalanan pengabdiannya kepada masyarakat dan negara, Karel Gobai mengemban berbagai jabatan strategis, yaitu:

1. Tahun 1961 dipercaya menjadi Anggota New Guinea Raad, lembaga perwakilan rakyat pada masa pemerintahan Belanda di Papua.
2. Menjabat sebagai Wakil Bupati Paniai mendampingi Bupati Soerojo Tanodjo.
3. Selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Bupati Paniai.
4. Mengabdikan diri sebagai Anggota DPRD Kabupaten Paniai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Riwayat pengabdian tersebut menunjukkan bahwa Karel Gobai merupakan salah satu pelopor kepemimpinan orang asli Papua yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pemerintahan, pendidikan, dan kemajuan masyarakat Paniai. Semangat pengabdian, integritas, dan kepemimpinannya menjadi teladan yang patut diwariskan kepada generasi muda.

Dalam perspektif sejarah dan ilmu sosial, pembangunan monumen memiliki fungsi strategis sebagai media pelestarian memori kolektif (collective memory), pendidikan sejarah, dan penguatan identitas masyarakat. Monumen tidak hanya berfungsi sebagai penanda fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik agar generasi muda memahami perjalanan sejarah daerah, menghargai jasa para pendahulu, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam melanjutkan pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Paniai berharap Monumen Tokoh Besar Karel Gobai menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai budaya, serta memperkuat semangat gotong royong dan pengabdian kepada daerah.

Momentum peresmian ini juga sejalan dengan pesan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno:

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa penghormatan kepada para tokoh dan pejuang bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan bagian penting dari pembangunan karakter bangsa, penguatan identitas daerah, dan pewarisan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang.

Dengan diresmikannya Monumen Tokoh Besar Karel Gobai, Pemerintah Kabupaten Paniai menegaskan komitmennya untuk melestarikan sejarah lokal, memberikan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang berjasa, serta menjadikan warisan perjuangan mereka sebagai inspirasi dalam mewujudkan masyarakat Paniai yang maju, bermartabat, dan berkeadilan.

 

The post Monumen Tokoh Besar Karel Gobai di Distrik Paniai Timur Diresmikan first appeared on pembaruanpapua.com.