Dinas Kesehatan Tolikara Perkuat Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi dan Audit Maternal Perinatal
Karubaga, 10 Juli 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, menggelar Pertemuan Evaluasi Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Anak serta Pertemuan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR) pada 9–10 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di seluruh wilayah kabupaten.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Tukan Weya, S.KM., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan. Pertemuan diselenggarakan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Athiriana Yikwa, S.KM., dan diikuti para kepala puskesmas, tenaga kesehatan, pengelola program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta perwakilan rumah sakit di Kabupaten Tolikara.
Dalam sambutannya, Tukan Weya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus dimulai dari komitmen seluruh tenaga kesehatan, khususnya para kepala puskesmas sebagai penanggung jawab pelayanan di wilayah masing-masing.
Ia mengingatkan agar setiap kepala puskesmas hadir dan menjalankan tugas secara optimal sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berlangsung secara maksimal.
“Kehadiran dan tanggung jawab Kepala Puskesmas sangat menentukan mutu pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, setiap kepala puskesmas harus berada di tempat tugas dan menjalankan fungsi manajerial maupun pelayanan secara optimal demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk penanganan penyebab utama kematian ibu dan bayi. Forum tersebut juga menjadi wadah untuk membahas hasil Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR) sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi faktor penyebab kematian serta merumuskan langkah-langkah perbaikan sistem pelayanan kesehatan.
Selain itu, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai penguatan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Gizi melalui pemanfaatan aplikasi SIMATNEO dan Maternal Perinatal Death Notification (MPDN). Kedua aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pencatatan, pelaporan, serta mempercepat respons terhadap setiap kasus yang terjadi.
Pertemuan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian indikator program bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), sekaligus menyusun strategi guna meningkatkan pencapaian target pelayanan kesehatan pada tahun berjalan maupun periode berikutnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara berharap terjalin koordinasi yang semakin kuat antara puskesmas dan rumah sakit, didukung sistem pelaporan yang lebih baik serta respons yang cepat terhadap setiap kasus. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Tolikara.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diwarnai diskusi yang aktif antara seluruh peserta. Semangat kolaborasi yang terbangun menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tolikara.
The post Dinas Kesehatan Tolikara Perkuat Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Evaluasi dan Audit Maternal Perinatal first appeared on pembaruanpapua.com.