Fasilitas Rahasia Iran di Gunung Pickaxe Mau Dibom AS, Terkubur Jauh di Dalam Gunung
Iran dilaporkan telah menyusun daftar target baru di Israel jika terjadi serangan.
Menurut sumber keamanan Iran, target baru itu akan berupa bangunan yang tidak dapat diperbaiki atau dibangun kembali selama bertahun-tahun.
Karena itu, menyerang bangunan-bangunan tersebut akan mempercepat emigrasi dari Israel, demikian laporan Al Jazeera, Sabtu (25/7/2026).
Komentar tersebut muncul di tengah meningkatnya sensitivitas Iran terkait fasilitas Shahid Alimohammadi atau dikenal sebagai Gunung Pickaxe.
Fasilitas rahasia Iran Gunung itu berlokasi sekitar 2 kilometer dari kompleks nuklir Natanz dan masih dalam pembangunan.
Fasilitas itu dilaporkan memiliki terowongan dan kompleks yang terkubur jauh di dalam gunung, menjadikannya salah satu instalasi Iran yang paling dijaga ketat.
Sumber-sumber Iran telah memperingatkan, serangan apa pun di lokasi tersebut akan memicu respons terhadap Israel, bahkan jika Amerika Serikat (AS) melakukan serangan tersebut tanpa partisipasi Israel yang diumumkan.
Iran menegaskan, lokasi tersebut digunakan untuk merakit sentrifugal canggih, sementara intelijen AS dan Israel mencurigai lokasi itu mungkin menampung fasilitas pengayaan uranium rahasia.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan segera menyerang Gunung Pickaxe di Iran.
Israel sebelumnya meyakini, fasilitas rahasia Iran itu telah menjadi tempat penyimpanan sebagian persediaan uranium yang diperkaya dan sentrifugal pengayaan.
“Kita kemungkinan besar akan segera menyerang daerah itu. Tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya,” kata Trump, dikutip dari CNN, Rabu (22/7/2026).***
Sumber: pojoksatu
Foto: Donald Trump dan Benjamin Netanyahu. (ist)
