Roy Suryo Sebut Pernyataan Budi Arie sebagai Makar: Intelijen Harus Tangkap!
Oposisi Cerdas | Pakar telematika Roy Suryo melontarkan pernyataan mengejutkan usai menjalani sidang putusan Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026).
Roy Suryo secara terbuka mewaspadai adanya pergerakan kelompok tertentu yang ingin menunggangi situasi politik demi tujuan makar.
Secara spesifik, mantan Menpora ini membidik pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang belakangan viral terkait insting politik “percepatan” sebelum Pemilu 2029.
Roy Suryo meminta pihak intelijen untuk bergerak cepat menangkap oknum yang mengeluarkan pernyataan mengenai kesiapan jika agenda politik 2029 dimajukan.
“Harus ya intelijen itu tangkap orang itu yang kemarin sudah bikin statement apakah kita akan siap kalau itu 2029 dimajukan. ‘Siap!’, nah itu makar itu, jelas itu, itu jelas mau makar,” tegas pria kelahiran Yogyakarta 18 Juli 1968 itu di hadapan awak media.
Roy bahkan sempat menggunakan pelesetan nama “Judi Ari”, yang ia kaitkan dengan kasus beking judi online yang sempat menyeret nama Budi Arie.
“Judi Ari pada kasus Budi online. Itu orangnya,” cetus Roy lulusan S2 Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Baca juga: Kata Projo usai PSI Ogah Dikaitkan Budi Arie: Kami Hormati, Kami Tak Pernah Anggap Lawan Politik
Lebih lanjut, Roy juga memberikan peringatan terkait adanya rencana aksi demonstrasi yang berpotensi dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu.
Ia berharap agar kondisi keamanan nasional tetap kondusif di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Hati-hati besok pagi, semoga semua berjalan baik karena ada kelompok yang mau memanfaatkan untuk makar,” ujar Roy.
Ia pun menyampaikan harapannya bagi pemerintahan saat ini agar terhindar dari upaya gangguan politik yang tidak konstitusional.
“Semoga Indonesia tetap baik, semoga Presiden Prabowo tetap juga bisa mengemban amanah rakyat dengan baik dan tidak ada yang numpangi demo besok pagi,” kata Roy.
