Kampung Pirime Salurkan BLT untuk Mahasiswa di Jayapura, Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Kampung
JAYAPURA – Pemerintah Kampung Pirime, Distrik Bugukgona, Kabupaten Lanny Jaya, menunjukkan komitmennya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada mahasiswa dan mahasiswi asal Kampung Pirime yang sedang menempuh pendidikan di Kota Studi Jayapura.
Bantuan yang bersumber dari APBK Kampung Pirime Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj.) Kepala Kampung Pirime, Charles Wanimbo, S.Hut, kepada para mahasiswa pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Charles mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kampung terhadap mahasiswa asal Pirime yang sedang menempuh pendidikan, khususnya mereka yang tengah menyelesaikan tugas akhir.
Menurutnya, mahasiswa merupakan aset penting bagi kampung dan daerah sehingga perlu mendapat dukungan agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Mahasiswa adalah aset kampung. Karena itu, kami tetap berusaha memberikan bantuan meskipun ada pengurangan dana desa. Kami ingin mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dan nantinya kembali membangun kampung,” ujar Charles.
Ia menjelaskan, sebelumnya BLT juga telah disalurkan kepada masyarakat. Namun, pada tahun ini pemerintah kampung berupaya mengalokasikan sebagian dukungan dari dana kampung untuk membantu mahasiswa, termasuk mahasiswa yang sedang berada pada tahap akhir studi maupun mereka yang baru memulai pendidikan tinggi.
Charles menyebutkan, mahasiswa asal Kampung Pirime tersebar di sejumlah kota studi, antara lain Jayapura, Wamena, Manokwari, Manado, serta sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali.
Karena jumlah mahasiswa yang berada di Jayapura cukup banyak, pemerintah kampung memilih turun langsung untuk menyerahkan bantuan sekaligus bertemu dan memberikan motivasi kepada mereka. Sementara mahasiswa yang berada di luar Jayapura diberikan bantuan melalui transfer.
Dorong Mahasiswa Selesaikan Studi Tepat Waktu
Dalam pertemuan tersebut, Charles juga mengingatkan para mahasiswa agar menggunakan bantuan yang diterima secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.
Ia berharap bantuan tersebut tidak digunakan untuk kegiatan yang tidak berkaitan dengan kepentingan pendidikan, terlebih di tengah kondisi ekonomi dan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“Walaupun jumlahnya tidak besar, kami berharap bantuan ini digunakan dengan baik untuk kebutuhan kuliah. Jangan digunakan untuk berfoya-foya atau hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegasnya.
Ia juga meminta mahasiswa agar serius menyelesaikan pendidikan sesuai target dan tidak memperpanjang masa studi tanpa alasan yang jelas.
Menurut Charles, para mahasiswa tersebut merupakan calon-calon pemimpin yang kelak akan memiliki peran penting dalam pembangunan Lanny Jaya dan Provinsi Papua Pegunungan.
“Mahasiswa ini nantinya akan menjadi pemimpin di Lanny Jaya dan Papua Pegunungan. Karena itu, kami berharap mereka menyelesaikan studi sesuai target dan kembali memberikan kontribusi bagi daerah,” katanya.
Dukung Visi Lanny Jaya Cerdas
Charles menegaskan, program bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kampung menerjemahkan visi pembangunan daerah, khususnya Lanny Jaya Cerdas, melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dari tingkat kampung.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dilakukan dengan membangun manusia yang berkualitas.
“Dari kampung kami mencoba membantu mahasiswa meskipun jumlahnya sedikit. Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi bagian dari upaya membangun kampung hingga ke kota melalui peningkatan SDM,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan oleh kepala kampung definitif setelah masa tugasnya sebagai Pj. Kepala Kampung Pirime berakhir.
Charles mengatakan, dukungan terhadap mahasiswa harus menjadi program yang berkelanjutan karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan kampung.
Mahasiswa Apresiasi Perhatian Pemerintah Kampung
Sementara itu, mewakili mahasiswa Kota Studi Jayapura, Wene Wanimbo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kampung Pirime atas bantuan yang diberikan.
Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama menjalani pendidikan di Kota Studi Jayapura, terutama bagi mereka yang sedang menyelesaikan studi akhir.
“Kami menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan studi akhir dari Pemerintah Kampung Pirime, Distrik Bugukgona, Kabupaten Lanny Jaya, melalui dana desa Tahun Anggaran 2026. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk melengkapi kebutuhan kami di kota studi,” ungkap Wene.
Ia berharap perhatian terhadap mahasiswa dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang dengan dukungan pembiayaan yang semakin besar.
“Kami berharap ke depan pemerintah terus memperhatikan kami dengan biaya yang lebih besar. Terima kasih kepada Bapak Pj. Kepala Kampung beserta jajaran. Tuhan memberkati,” tuturnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah kampung terhadap generasi muda. Di tengah keterbatasan anggaran, Kampung Pirime berupaya mempertahankan dukungan terhadap pendidikan dengan harapan mahasiswa dapat menyelesaikan studi, kembali ke daerah asal, dan menjadi bagian dari generasi yang membangun Lanny Jaya dan Papua Pegunungan.
The post Kampung Pirime Salurkan BLT untuk Mahasiswa di Jayapura, Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Kampung first appeared on pembaruanpapua.com.