13 Oktober 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Tiga Anak Papua Jadi Kapolres Sehari di Mimika, Rasakan Langsung Tugas Polisi

MIMIKA – Menjadi seorang Kapolres mungkin menjadi cita-cita yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya bagi sebagian anak. Namun, bagi Kolose Daud, Frederica, dan Elume Kiwak, mimpi itu menjadi pengalaman nyata ketika mereka mendapat kesempatan menjadi “Kapolres Sehari” bersama Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak, Senin (12/10/2026).

Kesempatan istimewa itu mereka peroleh setelah menjadi pemenang dari 29 orang peserta lomba video pendek dalam program “Andai Sa Kapolres” yang diinisiasi AKBP Alredo Rumbiak.

Dalam memulai perannya sehari menjadi Kapolres, ketiga anak tersebut memulai tugas dengan memimpin apel pagi di Mapolres Mimika hingga mengunjungi sejumlah kantor polisi sektor untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kepolisian.

Setelay itu, Kolose, Frederica, dan Elume ikut mendampingi Kapolres Mimika dalam menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan SP3. Mereka duduk di panggung kehormatan bersama para pejabat daerah dan mendampingi Kapolres Mimika saat menerima cenderamata bunga dari Bupati Mimika.

Kemudian yang menarik adalah kunjungan ketiganya ke kantor kepolisian sektor, yakni Polsek Kuala Kencana, Polsek Kwamki Narama, dan Polsek Mimika Baru. Di kantor Polsek ketiganya melihat ruang mediasi yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan warga melalui musyawarah serta mengunjungi Pos Sekat Kwamki Narama untuk menyaksikan sinergi TNI-Polri dalam menjaga kedamaian.

Setelah itu, ketiganya juga diperkenalkan dengan aktivitas satuan polisi lalu-lintas. Disana ketiganya turun langsung ke pos lalu lintas untuk memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara sepeda motor.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, program tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berharga kepada anak-anak, sekaligus menumbuhkan semangat meraih cita-cita dan mengenalkan tanggung jawab seorang pemimpin.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa sosok polisi bukanlah sosok yang ditakuti, melainkan figur yang bersahabat dan menyenangkan. Hal ini sejalan dengan harapan kami agar institusi kepolisian senantiasa disayangi oleh masyarakat melalui pelayanan yang tulus, khususnya bagi anak-anak,” ujar Alredo.

Ia berharap program “Andai Sa Kapolres” dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak di Mimika memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, mengenal tugas kepolisian, dan membangun keberanian dalam meraih impian.

“Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya. Kami ingin “Andai Sa Kapolres” dapat menjadi motivasi bagi anak-anak di Mimika untuk meraih cita-citanya,” pungkasnya.

Sementara itu bagi, Kolose Daud, pengalaman menjadi Kapolres membuatnya senang. Ia menilai menjadi polisi memiliki tugas yang besar.

“Terima kasih untuk Bapa Kapolres, saya diberikan kesempatan sehari menjadi Kapolres. Ini adalah pengalaman saya, untuk menjadi seorang polisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Elume Kiwak mengungkapkan kebahagiaannya setelah menjalani pengalaman yang tidak terlupakan bersama Kapolres Mimika dan jajaran.

“Rasanya senang sekali, terima kasih Bapak Kapolres dan bapa-bapa polisi semua,” ucapnya.

The post Tiga Anak Papua Jadi Kapolres Sehari di Mimika, Rasakan Langsung Tugas Polisi first appeared on pembaruanpapua.com.