Kapolres Intan Jaya Hadir di Tengah Sukacita Warga, Dukung Syukuran Gereja Lewat Bakar Batu
INTAN JAYA – Kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengambil bagian dalam kebersamaan masyarakat. Hal itu ditunjukkan Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori dengan mengerahkan personel untuk membantu warga menggelar pesta bakar batu dalam rangka syukuran masuknya Gereja Katolik Santo Misael di Kabupaten Intan Jaya, Senin (19/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Intan Jaya turut membantu mobilisasi masyarakat, mengangkut hasil peternakan dan pertanian yang akan digunakan dalam pesta bakar batu, hingga memberikan bantuan sayur-mayur untuk mendukung kebutuhan perayaan.
Kegiatan syukuran itu menjadi momentum ungkapan syukur atas 74 tahun masuknya Gereja Katolik di Sugapa sekaligus Pastor Yance Yogi memperingati 10 tahun sejak ditahbiskan menjadi imam. Perayaan berlangsung meriah dan penuh sukacita dengan semangat kebersamaan antara umat gereja, masyarakat, dan aparat kepolisian.
Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk membantu masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
“Puji Tuhan, perayaan syukuran Gereja Katolik masuk ke Sugapa dan perayaan Pastor Yogi 10 tahun di tahbiskan sebagai imam, berjalan dengan meriah dan penuh sukacita. Tadi kami menerjunkan personel untuk membantu masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurut Sofian, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk melaksanakan pengamanan. Polisi juga berupaya terlibat langsung membantu masyarakat, terutama dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk pesta bakar batu.
Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah pemanfaatan armada kepolisian untuk membantu mobilisasi warga serta mengangkut hasil peternakan dan pertanian yang akan digunakan dalam acara tersebut.
Bantuan itu diberikan untuk meringankan pekerjaan masyarakat, mengingat pesta bakar batu membutuhkan persiapan dan keterlibatan banyak orang. Tradisi ini juga menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat Papua dalam merayakan momentum penting, baik dalam kehidupan adat maupun keagamaan.
“Selain membantu mobilisasi masyarakat dan mengangkut hasil peternakan serta pertanian untuk bakar batu, kami juga memberikan bantuan berupa sayur-mayur,” kata Sofian.
Ia menegaskan, Polres Intan Jaya berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Sofian juga menilai, kegiatan seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Kebersamaan dalam mempersiapkan acara, saling membantu, dan berbagi dengan sesama merupakan nilai-nilai yang perlu terus dipelihara untuk memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir dan siap membantu. Kepolisian akan terus bersama masyarakat, mendukung kegiatan positif, serta menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Intan Jaya,” tegasnya.
Ia berharap, momentum syukuran tersebut dapat mempererat hubungan persaudaraan di antara umat gereja, tokoh agama, masyarakat, dan aparat keamanan. Dengan demikian, semangat gotong royong dan toleransi dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
“Polres Intan Jaya ingin menunjukkan bahwa membangun keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian, pelayanan, dan kebersamaan dengan masyarakat,” lugasnya.
The post Kapolres Intan Jaya Hadir di Tengah Sukacita Warga, Dukung Syukuran Gereja Lewat Bakar Batu first appeared on pembaruanpapua.com.