13 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Kapolsek Sarmi Kota Iptu Suhartono Redam Aksi Spontan Demo Damai Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Sarmi dengan Langkah Humanis

Polres Sarmi – Kapolsek Sarmi Kota, Iptu Suhartono, S.Sos., bertindak cepat dan humanis dalam menangani aksi spontan demo damai oleh para guru dan siswa SMA Negeri 1 Sarmi di halaman Mapolsek Sarmi Kota, Jumat (07/11/2025). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pengancaman dan penganiayaan yang menimpa Kepala Sekolah SMA N 1 Sarmi, Ely M. Ed, yang diduga dilakukan oleh seseorang berinisial “KMK.”

Sekitar 30 siswa dan 6 guru datang ke Mapolsek tanpa pemberitahuan sebelumnya. Menyikapi hal itu, Kapolsek segera turun tangan dan memfasilitasi pertemuan mediasi di Aula Polsek Sarmi Kota, untuk mencegah terjadinya ketegangan dan memberikan ruang penyelesaian secara damai.

Dalam proses mediasi, hadir Kapolsek Sarmi Kota, korban, terduga pelaku, perwakilan guru, serta para siswa. Terduga pelaku sebelumnya telah dijemput oleh anggota piket dari kediamannya di Kampung Bagaiserwar agar dapat mengikuti mediasi secara langsung.

Mediasi berlangsung terbuka dan kondusif. Terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf di hadapan korban dan seluruh peserta mediasi, disertai penandatanganan surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Dengan jiwa besar, korban menerima permohonan maaf tersebut dan menyatakan tidak akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bersikap kooperatif dan menjaga situasi tetap aman.

“Kami berkomitmen menangani setiap laporan secara profesional, transparan, dan humanis. Namun, aksi unjuk rasa spontan tanpa izin di halaman Mapolsek tentu tidak dibenarkan,” tegas Iptu Suhartono.

Kapolsek juga meminta Bhabinkamtibmas meningkatkan pembinaan dan komunikasi dengan masyarakat serta pihak sekolah, guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga stabilitas kamtibmas di Sarmi Kota.

Perwakilan guru SMA N 1 Sarmi turut menyampaikan terima kasih atas penanganan cepat dan bijak dari pihak kepolisian.

“Kami mengapresiasi langkah Polsek Sarmi Kota dalam menangani persoalan ini secara terbuka dan damai. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang,” ucap perwakilan guru.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihak sekolah juga membuat video permohonan maaf kepada kepolisian atas aksi spontan yang dilakukan guru dan siswa.

Menutup kegiatan, Kapolsek menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran bersama—bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan prosedur hukum yang benar, sehingga situasi kamtibmas di Sarmi tetap aman, tertib, dan kondusif.