Polres Merauke laksanakan Mediasi, PHL dan TKBM Berdamai Operasional Pelabuhan laut Merauke kembali lancar
Merauke – Polres Merauke berhasil meredam potensi konflik antara Pekerja Harian Lepas (PHL) dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) melalui proses mediasi yang digelar di Aula Sarja Arya Racana, Jumat, 7 September 2025. Mediasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Merauke, Kompol Nuryanty, S.H., M.H., atas arahan Kapolres Merauke.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek KPL Merauke, Muhamad Adam Srifaldy, S.H., dan Kasat Intel Polres Merauke, AKP I Made Artha Ariana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., sebagai pihak yang ikut memastikan proses mediasi berjalan tertib dan kondusif.
“Tujuan utama mediasi ini adalah menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi di area Pelabuhan Merauke. Kami ingin kedua pihak kembali bekerja sama tanpa konflik,” jelas Kapolsek KPL Merauke.
Proses mediasi berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Perwakilan PHL menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan oleh Polres Merauke. “Kami sangat berterima kasih kepada Wakapolres dan seluruh pihak yang membantu menyelesaikan persoalan ini. Kami sepakat berdamai dan bekerja sama dengan baik,” ucapnya.
Kasat Intel Polres Merauke menegaskan bahwa hadirnya kepolisian dalam proses ini merupakan komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah pelabuhan maupun Kabupaten Merauke secara umum. “Kami tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga memastikan situasi tetap kondusif ke depan. Polres akan terus memantau dan mengambil langkah-langkah pencegahan jika dibutuhkan,” tegasnya.
Sebagai bentuk kesepakatan damai, kedua pihak menandatangani surat pernyataan bersama yang disaksikan pihak terkait. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama, menandai selesainya proses mediasi dengan hasil yang baik, tanpa ketegangan, dan mengedepankan nilai kekeluargaan.