1 Mei 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Polres Mimika Terjunkan 150 Personel Guna Mengamankan Aksi Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Lakukan Aksi Memperingati 24 Tahun Otsus di Kantor DPRK Mimika

Polda Papua Tengah – Polres Mimika. Sebanyak 150 personel gabungan Polres Mimika dan Sat Brimob Polda Papua Tengah diturunkan guna mengamankan jalannya solidaritas mahasiswa dan rakyat Papua melakukan aksi memperingati 24 tahun Otonomi Khusus di kantor DPRK Mimika jalan Cenderawasih Timika, Jumat (21/11/2025).

Aksi tersebut mengusung tema “24 Tahun kegagalan Otonomi Khusus dan selamatkan Komoditi Lokal di Seluruh Tanah Papua”. Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan berjalan kaki dan menuju ke halaman kantor DPRK dan menyampaikan aspirasi dan tuntutan ke anggota DPRK Mimika.

Personel tersebut terdiri dari anggota Polres Mimika, Polsek jajaran, serta Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah.

Kabag Ops  Polres Mimika AKP Hendri Alfredo Korwa, SIK,MH mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan rencana dan mempersiapkan personel. Jika ada tindakan massa di luar tuntutan, kami akan melihat situasinya. Yang jelas, kami tetap mengedepankan langkah persuasif dan edukatif,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa meski aparat siap menghadapi dinamika di lapangan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas.

“Kalau pun nanti ada aksi yang mengarah pada tindakan anarkis, kami tetap mengedepankan upaya persuasif terlebih dahulu,” tambahnya.

AKP Hendri juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan DPRD Mimika terkait kemungkinan dialog bersama para demonstran.

Aksi damai yang digelar Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Mimika ini menyoroti kegagalan Otonomi Khusus serta perlindungan komoditas lokal.
Koordinator Umum Aksi, Yoki Sondegau, menyebutkan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari penyampaian aspirasi sebelumnya terkait implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan OAP.

Dari kalangan perempuan, seorang mama Papua turut menyampaikan keluhan mengenai kesulitan ekonomi yang mereka hadapi sehari-hari.

Saat ini sudah ada 4 anggota termasuk Ketua DPRD Mimika berada di kantor untuk menerima aspirasi massa.”ujarnya.