BUNTUT SALAH PAHAM AKIBAT MIRAS, PULUHAN MASSA RUSAK RUMAH DAN TEMPAT USAHA DI JALAN MUYU AGATS
Asmat – Situasi keamanan di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, sempat mencekam pada Selasa malam (17/03/2026). Sejumlah rumah dan tempat usaha di Jalan Muyu Kecil mengalami pengrusakan yang dilakukan oleh sekelompok massa dari Kompleks Pelabuhan Lama sekitar pukul 23.20 WIT.
Wakapolres Asmat Kompol Haryono, S.H. menjelaskan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang berawal dari pengaruh minuman keras. Peristiwa bermula saat seorang pemuda berinisial JD, yang diduga dalam kondisi mabuk, mendatangi seorang wanita berinisial NK di depan sebuah warung bakso untuk meminta bantuan mencarikan teman perempuan.
“Korban menolak permintaan tersebut karena menilai pelaku dalam kondisi mabuk. Penolakan itu memicu kemarahan pelaku hingga terjadi cekcok,” jelas Wakapolres Asmat.
Pelaku kemudian sempat mengejar warga lain dan terlibat adu mulut dengan rekan korban bernama Amel. Situasi semakin memanas ketika pelaku melakukan tindakan kekerasan fisik dengan menggunakan kayu dan kursi plastik yang mengenai kepala korban NK.
“Setelah sempat melarikan diri karena dikejar warga, pelaku JD kembali ke Jalan Muyu Kecil bersama rombongan massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 50 orang. Kelompok tersebut datang membawa senjata tajam dan langsung melakukan aksi anarkis berupa pengrusakan rumah warga dan tempat usaha,” ujar Kompol Haryono.
Wakapolres menegaskan bahwa minuman keras menjadi pemicu utama terjadinya keributan tersebut. Ia menyayangkan aksi anarkis yang berawal dari perilaku pelaku yang berada di bawah pengaruh miras.
“Pelaku yang dalam kondisi mabuk melakukan pengejaran dan upaya kekerasan terhadap warga. Meski sudah ditegur secara baik-baik, pelaku tidak terima sehingga cekcok berkembang menjadi aksi pengrusakan,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak tujuh bangunan rumah dan tempat usaha dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Lebih lanjut, Wakapolres Asmat menyampaikan bahwa pihak Polres Asmat telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pengrusakan, di antaranya JD, DO, PA, MB, dan MF. Mayoritas terduga pelaku diketahui berdomisili di kawasan Jalan Pelabuhan Lama.
“Saat ini situasi di lokasi kejadian mulai kondusif. Namun, aparat kepolisian tetap siaga dan masyarakat diimbau untuk menahan diri serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib,” tutup Wakapolres Asmat.