Bag SDM Polres Tolikara Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri TA 2026, Sebanyak 19 Casis Ikuti Seleksi
Tolikara, Papua Pegunungan – Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Tolikara melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Administrasi Awal (Rikmin Awal) dalam rangka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Papua.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan transparan sebagai tahap awal dalam menjaring calon anggota Polri yang berkualitas dari wilayah Kabupaten Tolikara, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan Rikmin Awal secara resmi dibuka oleh Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih dan transparan.
“Kegiatan ini merupakan gerbang awal dalam mencetak anggota Polri yang profesional dan berintegritas. Saya menegaskan kepada seluruh panitia agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip BETAH serta menghindari segala bentuk penyimpangan,” tegas Kapolres Tolikara.
Pelaksanaan Rikmin Awal ini dipimpin oleh Kabag SDM Polres Tolikara AKP Edward N. Gultom, S.H beserta panitia seleksi yang terbagi dalam empat tim pemeriksaan. Masing-masing tim bertugas melakukan verifikasi kelengkapan administrasi para calon siswa (casis), mulai dari identitas diri, ijazah, hingga dokumen pendukung lainnya.
Untuk memastikan objektivitas dan akuntabilitas, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari tim pendamping eksternal, yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, serta turut dibantu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tolikara dalam proses verifikasi data administrasi kependudukan para peserta.
Selain itu, kegiatan ini juga berada dalam pengawasan internal oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Tolikara yang dipimpin oleh Kasi Propam IPTU Yohanes Pattipeilohi dibantu oleh Siwas Polres guna memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan sesuai prosedur dan bebas Calo maupun pelanggaran lainnya.
Jumlah peserta yang mengikuti Rikmin Awal tercatat sebanyak 19 orang, setelah sebelumnya terdapat 20 pendaftar dan satu orang memutuskan mengundurkan diri. Dari total peserta yang mengikuti seleksi, terdiri dari 16 casis Polki (Polisi Laki-laki) dan 3 casis Polwan (Polisi Wanita), yang seluruhnya merupakan putra-putri terbaik asal Kabupaten Tolikara.
Kegiatan berlangsung dengan sistem pemeriksaan terbuka, di mana setiap tahapan dapat disaksikan langsung oleh peserta maupun pengawas internal dan eksternal, guna menjamin prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam proses rekrutmen Polri.
Kabag SDM Polres Tolikara AKP Edward N. Gultom, S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses seleksi penerimaan Polri.
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara profesional, transparan, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kelengkapan administrasi masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tolikara menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan eksternal.
“Kehadiran tim dari instansi terkait menjadi bentuk sinergi antar lembaga sekaligus memastikan bahwa proses seleksi berjalan objektif dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara Ali Usman menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pelaksanaan seleksi tersebut.
“Kami melihat langsung bahwa proses Rikmin Awal berjalan dengan sangat baik dan transparan. Ini menjadi bukti bahwa Polri serius dalam menjaring generasi muda yang berkualitas dan berintegritas,” ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya Rikmin Awal ini, para casis selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia Panda Papua.
Diharapkan seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tahapan selanjutnya dalam proses penerimaan anggota Polri Tahun 2026.
Penulis : Ardi