22 April 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

‎Mediasi Pembayaran Denda Adat Berjalan Aman, Sengketa Diselesaikan Secara Damai di Karubaga

‎Tolikara (Karubaga), Papua Pegunungan — Kegiatan mediasi pembayaran denda adat dalam rangka problem solving berhasil dilaksanakan dengan aman dan lancar di Lapangan Merah Putih Karubaga. Selasa (21/04/2026).

‎Kegiatan ini melibatkan personel kepolisian yakni Ipda Erik Tunya (Pamapta III), Aipda Stanley Merahabaia (PS. KBO Binmas), Bripka Thomas Fonataba (Kanit Bhabinkamtibmas), serta Bripka Petrus Hamokwarong (BA Bag SDM). Turut hadir Kepala Distrik Karubaga Esap Bogum, S.IP dan tokoh masyarakat Emas Bogum.

‎Mediasi diawali dengan pengecekan kehadiran serta kesiapan kedua belah pihak oleh Kanit Bhabinkamtibmas Bripka Thomas Fonataba. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk melaksanakan pembayaran denda adat sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya, tanpa kembali membahas permasalahan yang telah diselesaikan.

‎Pihak keluarga istri, Atena Bogum, menyampaikan bahwa mereka telah menyiapkan denda adat sesuai hasil kesepakatan berupa 7 ekor ternak babi (wam) untuk pengembalian mas kawin, 5 ekor ternak babi untuk permintaan cerai, 4 ekor ayam, serta uang tunai sebesar Rp2.000.000.

‎Menanggapi hal tersebut, pihak keluarga suami, Atinus Kogoya, menyatakan telah menerima seluruh denda adat yang diberikan. Dengan diterimanya denda tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa hubungan suami istri antara Atena Bogum dan Atinus Kogoya telah resmi berakhir.

‎Dalam keterangannya, Ipda Erik Tunya menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus hadir dalam setiap penyelesaian masalah di tengah masyarakat guna memastikan proses berjalan aman dan sesuai kesepakatan.

‎“Kami mengapresiasi kedua belah pihak yang telah menyelesaikan persoalan ini secara adat dan damai. Harapan kami, setelah ini tidak ada lagi konflik lanjutan dan hubungan antar keluarga tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

‎Prosesi pembayaran denda adat berlangsung tertib dan ditutup dengan berjabat tangan sebagai simbol perdamaian antara kedua pihak.

‎Seluruh rangkaian kegiatan mediasi berjalan aman dan kondusif. Setelah kegiatan selesai, masyarakat yang hadir membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing dengan tertib.


‎Penulis : Ridwan