2 Juni 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Pemkab Nduga Siapkan Dokter Spesialis Asli Daerah Lewat Magang di RS Unhas

Makassar Selasa 2 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan komitmen nyata dalam membangun masa depan pelayanan kesehatan yang mandiri, berkualitas, dan berkelanjutan melalui pengembangan sumber daya manusia asli daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui persiapan kerja sama Program Magang Dokter Putra-Putri Asli Nduga untuk Program Pra Pendidikan Dokter Spesialis bersama Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) Makassar.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Makassar, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Nduga, Inna Gwijangge, S.ST., M.Keb., MH.Kes., hadir mewakili Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP, bersama Direktur RSUD Kabupaten Nduga, DR. dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., FISQUA, guna membahas dan mematangkan berbagai aspek teknis pelaksanaan program yang menjadi bagian penting dalam upaya mencetak dokter spesialis asli Nduga.

Program tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Nduga dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama keterbatasan tenaga dokter spesialis di wilayah Kabupaten Nduga dan Papua Pegunungan secara umum.

Mewakili Bupati Nduga Yoas Beon, Asisten II Sekda Kabupaten Nduga Inna Gwijangge menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana kesehatan, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.

Menurutnya, kehadiran dokter spesialis asli Nduga merupakan harapan besar masyarakat yang selama ini menginginkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, dan berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Nduga memiliki komitmen kuat untuk menyiapkan putra-putri terbaik daerah agar dapat menempuh pendidikan dokter spesialis dan kembali mengabdi kepada masyarakatnya sendiri. Ini bukan sekadar program pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan kesehatan Kabupaten Nduga,” ujar Inna Gwijangge.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Nduga dengan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam Program Pra Pendidikan Dokter Spesialis.

Sebelum mengikuti seleksi masuk Program Pendidikan Dokter Spesialis, para dokter peserta akan menjalani masa magang, pembinaan, dan penguatan kompetensi klinis di RS Universitas Hasanuddin Makassar. Tahapan ini menjadi proses penting dalam meningkatkan kesiapan akademik, keterampilan klinis, serta budaya profesional para peserta sebelum memasuki pendidikan spesialis.

Direktur RSUD Kabupaten Nduga, DR. dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., FISQUA, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah besar yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Nduga.

Menurutnya, keberhasilan program ini akan membuka jalan lahirnya dokter-dokter spesialis asli daerah yang memahami kondisi geografis, sosial, budaya, dan kebutuhan kesehatan masyarakat Nduga secara lebih mendalam.

“Kami berharap program ini menjadi awal dari lahirnya tenaga dokter spesialis asli Nduga yang nantinya dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kehadiran mereka akan menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Nduga menilai bahwa kolaborasi dengan RS Universitas Hasanuddin merupakan langkah tepat mengingat rumah sakit tersebut memiliki kapasitas, pengalaman, serta sumber daya yang memadai sebagai rumah sakit pendidikan dalam membina dan meningkatkan kompetensi para dokter peserta program.

Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri asli Nduga untuk mengembangkan kapasitas diri dan meniti karier profesional di bidang kedokteran spesialis.

Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP, dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten dan berkomitmen melayani masyarakat.

“Kami ingin membangun fondasi kesehatan yang kuat untuk generasi mendatang. Sudah saatnya putra-putri asli Nduga menjadi dokter spesialis dan kembali melayani masyarakatnya sendiri. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih dekat, dan lebih manusiawi,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada RS Universitas Hasanuddin, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Gadjah Mada yang telah membuka ruang kolaborasi serta memberikan dukungan nyata bagi pengembangan sumber daya manusia kesehatan dari Kabupaten Nduga.

Pemerintah Kabupaten Nduga berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada program magang, tetapi dapat berkembang menjadi kemitraan strategis yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan tenaga kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nduga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, RS Universitas Hasanuddin, dan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita menghadirkan dokter spesialis asli Nduga kini semakin dekat menjadi kenyataan.

Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Nduga di bawah kepemimpinan Bupati Yoas Beon, S.IP dalam menyiapkan generasi tenaga kesehatan unggul sebagai investasi terbaik bagi masa depan masyarakat Nduga. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan akan lahir dokter-dokter spesialis asli Nduga yang siap mengabdi, membangun, dan menjadi kebanggaan daerah serta memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Nduga.

The post Pemkab Nduga Siapkan Dokter Spesialis Asli Daerah Lewat Magang di RS Unhas first appeared on pembaruanpapua.com.