Disentil Balik ke Setelan Pabrik dan Band Pelat Merah, Slank Beri Jawaban Menohok Lewat Republik Fufufafa
Grup band legendaris Slank akhirnya angkat bicara mengenai respons miring warganet pasca-peluncuran album studio ke-26 mereka, Republik Fufufafa.
Banyak netizen menilai Kaka dkk baru berani vokal lagi dan kembali ke khitah awal mereka setelah sekian lama absen mengkritik pemerintah.
Namun, sang drummer, Bimbim, dengan tegas menampik tudingan miring tersebut.
“Sebenarnya Slank enggak ke mana-mana kok, mereka saja yang berubah,” cetus Bimbim dalam konferensi pers yang digelar di Markas Slank, Gang Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu, 7 Juni 2026.
Senada dengan Bimbim, Ridho selaku gitaris menilai para pengkritik kurang riset dan tidak mengikuti diskografi Slank secara utuh.
Ia mengingatkan bahwa bandnya tetap konsisten menyelipkan kritik sosial pada album Pala Lu Peyang (2017) dan Vaksin (2021), sehingga narasi “setelan pabrik” dianggap tidak valid.
Lama dicap sebagai band yang melunak terhadap penguasa, Slank membuktikan taringnya belum tumpul lewat deretan lagu bernada satire di album baru.
Judul Republik Fufufafa sendiri sengaja dipilih karena merekam realitas isu-isu sensitif yang tengah bergulir di masyarakat, mulai dari masalah kesehatan hingga kebijakan ekonomi yang dinilai mencekik rakyat kecil.
“‘Republik Fufufafa’ bercerita tentang negeri stunting, kurang gizi.”
“Semua itu adalah berita yang ditulis wartawan, lalu kami ambil, kami capture, dan kami jadikan sebuah lagu yang berjudul ‘Republik Fufufafa’,” tutur Bimbim menjelaskan latar belakang lagunya.
Selain menyoroti isu pangan, Slank juga meluapkan keresahan mereka melalui trek berjudul “PPN 12%” yang menyentil ketimpangan sektor ekonomi ilegal, serta lagu “Jangan Rakus” sebagai tamparan keras bagi para koruptor.
Album yang merangkum elemen cinta, alam, sosial, dan anak muda ini menjadi bukti otentik bahwa Slank tetap setia menjadi penyambung lidah rakyat.***
Sumber: konteks
Foto: Bantahan keras Slank soal anggapan balik ke setelan pabrik di Republik Fufufafa. (Instagram @slankdotcom)
