Pabrik Tahu Diduga Tak Berizin dan Buang Limbah Sembarangan, Warga Pekon Puji Harjo Minta Aparat Bertindak
Pringsewu – EksposKriminal. Com // Keberadaan pabrik tahu di wilayah Pekon Puji Harjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menjadi sorotan dan keluhan warga sekitar. Masalah utama yang disampaikan masyarakat adalah dugaan operasional tanpa izin lengkap serta pengelolaan limbah yang dinilai tidak memadai dan mengganggu lingkungan.
Saat dikonfirmasi awak media, Henderi, selaku pemilik pabrik, menyatakan bahwa usahanya sudah dilengkapi dengan dokumen resmi. “Surat izin usaha maupun izin lingkungan itu ada semua,” ujarnya. Namun, ketika diminta memperlihatkan bukti dokumen tersebut, Henderi tidak menunjukkannya dan beralih membahas hal lain.
Mengenai pengolahan sisa produksi, ia mengklaim: “Tempat penampungan limbah sudah kami siapkan.” Akan tetapi, hasil pengamatan langsung di lokasi menampakkan kondisi yang berbeda. Terlihat jelas hanya ada kolam penampungan berukuran kecil yang terbuka tanpa penutup sama sekali. Sesuai laporan warga, bau tak sedap dari tempat itu sangat menyengat dan tercium hingga ke pemukiman sekitar.
Warga setempat meminta instansi berwenang segera menutup sementara usaha tersebut sampai pemilik benar‑benar melengkapi seluruh izin resmi dan memperbaiki tempat penampungan limbah sesuai standar lingkungan.
“Jika kedua syarat itu tidak dipenuhi juga, kami minta usaha ini ditutup secara permanen agar tidak terus merugikan lingkungan dan kesehatan kami,” tegas salah satu warga.
Secara hukum, hal ini bertentangan dengan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta aturan perizinan usaha dalam UU No. 25 Tahun 2007. Kewajiban memiliki izin lingkungan dan mengelola limbah sesuai standar tercantum jelas dalam peraturan tersebut.
Hingga berita ini disusun, belum ada bukti dokumen yang ditunjukkan. Masyarakat berharap Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta aparat pekon segera turun melakukan verifikasi izin dan pemeriksaan kualitas limbah. Warga menegaskan akan terus memantau hingga lingkungan kembali aman dan sehat.
(Team)