Pemkab Puncak Jaya Apresiasi Penamatan Siswa-Siswi Sekolah Alkitab Mulia Angkatan Ke-56 Tahun 2026
Mulia, 16 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menghadiri dan memberikan apresiasi pada acara Penamatan Siswa-Siswi Sekolah Alkitab Mulia (SAM) Angkatan ke-56 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh GIDI Wilayah Yamo di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.
Acara yang berlangsung penuh sukacita dan nuansa rohani tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, pimpinan gereja, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, para guru, keluarga wisudawan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Puncak Jaya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., disampaikan bahwa gereja, pemerintah daerah, dan TNI/Polri merupakan tiga pilar penting yang saling mendukung dalam menjaga persatuan, keamanan, serta pembangunan masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya.
“Pendidikan keagamaan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, dan berpegang teguh pada ajaran Injil Kristus. Para lulusan Sekolah Alkitab diharapkan dapat menjadi pelayan Tuhan yang setia serta membawa kabar keselamatan kepada masyarakat,” demikian pesan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala Sekolah Alkitab Mulia, para guru, pengurus, serta seluruh pihak yang telah mendidik dan membimbing para siswa selama kurang lebih tiga tahun hingga berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.
Firman Tuhan dan Pesan Ketekunan
Firman Tuhan dalam ibadah penamatan disampaikan oleh Ketua GIDI Wilayah Yamo, Bapak Lenis Kogoya.
Dalam khotbahnya yang penuh haru, beliau menyampaikan bahwa perjalanan pendidikan para siswa tidaklah mudah.
Beliau mengungkapkan bahwa dari total 43 siswa yang memulai pendidikan pada Angkatan Tahun 2023, hanya 15 siswa yang mampu bertahan hingga menyelesaikan pendidikan dan ditamatkan pada Tahun 2026.
Mengacu pada Yakobus 1:12 dan 1 Petrus 1:7, Lenis Kogoya menegaskan bahwa mereka yang tetap bertahan hingga akhir adalah para pemenang yang telah melewati berbagai ujian iman dan tantangan kehidupan.
“Orang percaya harus tetap sabar, tekun dalam doa, serta setia memuji Tuhan dalam segala keadaan.
Allah tidak akan mengizinkan pencobaan melebihi kemampuan umat-Nya.
Di balik setiap penderitaan selalu ada maksud dan rencana Tuhan yang indah,” ujarnya.
Menurutnya, kelima belas lulusan tersebut merupakan bukti nyata ketekunan dan kesetiaan dalam menjalani panggilan pelayanan di tengah berbagai kesulitan yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya.
Pembacaan Sejarah Sekolah Alkitab Mulia
Usai penyerahan ijazah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah Sekolah Alkitab Mulia sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak kader-kader pelayan Tuhan.
Pembacaan sejarah ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda akan perjuangan para pendahulu dalam membangun dan mengembangkan pelayanan pendidikan Alkitab di wilayah Yamo hingga saat ini.
Sekolah Alkitab Mulia dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan rohani tertua dan berpengaruh dalam lingkungan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), sehingga sering disebut sebagai “Mama dari GIDI Wilayah Yamo” karena perannya yang sangat besar dalam melahirkan para pelayan Tuhan dan pemimpin gereja.
Sambutan Ketua GIDI Wilayah Yamo
Dalam sambutannya, Ketua GIDI Wilayah Yamo, Lenis Kogoya, menyampaikan apresiasi kepada para guru, pengurus, pemerintah daerah, jemaat, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pendidikan di Sekolah Alkitab Mulia.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Alkitab Mulia memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kader-kader gereja, memperkuat pelayanan jemaat, membangkitkan kehidupan rohani masyarakat, serta mempersiapkan calon-calon pemimpin gereja di masa depan.
Menurutnya, para lulusan yang kembali ke kampung halaman harus membawa misi pelayanan untuk memperkuat gereja, menjaga persatuan jemaat, serta menegakkan aturan dan kebenaran firman Tuhan.
Lenis Kogoya juga mengajak seluruh elemen gereja untuk menghormati struktur organisasi gereja yang telah ada dan menjaga kesatuan pelayanan di wilayah Yamo.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pemerintah daerah dan gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, aman, dan sejahtera.
Persiapan Seminar Kaum Ibu
Pada kesempatan tersebut, Lenis Kogoya juga mengumumkan rencana pelaksanaan Seminar Kaum Ibu yang akan dilaksanakan di Kwiyawagi.
Setiap jemaat diminta mempersiapkan sedikitnya lima peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan dan penguatan pelayanan kaum perempuan di lingkungan gereja.
Penutup
Acara Penamatan Siswa-Siswi Sekolah Alkitab Mulia Angkatan ke-56 Tahun 2026 berlangsung dengan penuh sukacita, rasa syukur, dan semangat pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap para lulusan dapat menjadi pelayan Tuhan yang setia, menjaga nilai-nilai Injil dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, dan daerah di mana pun mereka melayani.
“Abelom Eeruwok”
The post Pemkab Puncak Jaya Apresiasi Penamatan Siswa-Siswi Sekolah Alkitab Mulia Angkatan Ke-56 Tahun 2026 first appeared on pembaruanpapua.com.