Pemkab Puncak Jaya Perkuat Implementasi Aksi Bangda 2026, Optimistis Wujudkan Kabupaten Bebas Stunting
Mulia, 7 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menyelenggarakan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting dan Bimbingan Teknis Monitoring Bangda Tahun 2026 di Kantor Bapperida, Mulia.
Usai kegiatan, media mewawancarai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Sofia Gobay, S.Gz., M.Kes., yang kembali hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Puncak Jaya.
Dalam keterangannya, Sofia Gobay menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran pelaksanaan kegiatan selama dua hari, yaitu pada 6–7 Juli 2026. Ia berharap petunjuk teknis Aksi Bangda Tahun 2026 yang telah disosialisasikan dapat dipahami dan diimplementasikan dengan baik oleh seluruh peserta, baik dari organisasi perangkat daerah maupun perwakilan distrik di Kabupaten Puncak Jaya.
Menurutnya, selama bimbingan teknis peserta dibekali pemahaman mengenai 21 indikator, 16 data dukung, dan 12 kelompok sasaran yang menjadi komponen penting dalam pelaksanaan Monitoring Bangda. Seluruh indikator tersebut menjadi acuan dalam mengukur kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah diterima di instansi masing-masing.
Pemahaman terhadap indikator, data dukung, dan kelompok sasaran akan mempermudah pemerintah daerah dalam menyusun analisis situasi, merencanakan program, serta mengalokasikan anggaran yang tepat sasaran guna mendukung percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah distrik, dan para pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan Aksi Bangda sehingga program percepatan penurunan stunting dapat berjalan secara efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kami berharap Kabupaten Puncak Jaya dapat menjadi salah satu kabupaten percontohan di Provinsi Papua Tengah dalam pelaksanaan Aksi Bangda dan percepatan penurunan stunting.
Dengan komitmen dan kerja sama seluruh pihak, saya optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Terima kasih, Tuhan memberkati kita semua,” tutup Sofia Gobay.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program percepatan penurunan stunting sebagai langkah nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Puncak Jaya.
The post Pemkab Puncak Jaya Perkuat Implementasi Aksi Bangda 2026, Optimistis Wujudkan Kabupaten Bebas Stunting first appeared on pembaruanpapua.com.