Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Siapkan Pergub Batasi Masuknya Sayuran dari Luar, Lindungi Petani Lokal
WAMENA, 24 Juli 2026 – Gubernur Papua Pegunungan Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A. menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam melindungi petani lokal dengan menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub)* yang akan mengatur pembatasan masuknya sayur-mayur dari luar daerah. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan penyerapan hasil panen petani lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di delapan kabupaten.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur John Tabo saat menghadiri Panen Raya Sayur* bersama Kelompok Tani (Gapoktan) Yi Nit Meke di Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (24/7/2026).
Menurut Gubernur, hasil pertanian Papua Pegunungan memiliki kualitas yang sangat baik karena sebagian besar dibudidayakan secara alami dengan penggunaan pestisida yang sangat minim. Karena itu, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang memberikan ruang lebih besar bagi petani lokal untuk memasarkan hasil panennya.
> “Kami akan menyiapkan Peraturan Gubernur agar pemasukan sayuran dari luar dapat diatur. Tujuannya agar hasil panen petani Papua Pegunungan terserap dengan baik, harga tetap menguntungkan, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” tegas John Tabo.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, pada hari yang sama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga meresmikan Galeri Koperasi Provinsi Papua Pegunungan yang berfungsi sebagai pusat penampungan, distribusi, dan pemasaran berbagai hasil pertanian masyarakat.
Melalui koperasi tersebut, hasil panen petani seperti sayuran, kopi, umbi-umbian, bawang merah, bawang putih, kentang, dan komoditas unggulan lainnya akan dibeli langsung dari petani sebelum dipasarkan ke berbagai daerah, termasuk Jayapura, Merauke, dan wilayah lainnya di Tanah Papua.
Gubernur menjelaskan, pemerintah juga tengah membangun sistem distribusi yang lebih efisien dengan memangkas rantai perdagangan. Produk pertanian dan perikanan akan dipasarkan langsung dari petani dan nelayan kepada masyarakat tanpa melalui terlalu banyak perantara sehingga harga tetap stabil dan keuntungan lebih banyak dinikmati oleh para produsen.
> “Kami ingin membangun ekonomi rakyat dari bawah. Semua hasil petani dan nelayan akan ditampung melalui koperasi, kemudian dipasarkan secara luas sehingga masyarakat memperoleh keuntungan yang lebih besar,” ujarnya.
John Tabo mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut mulai terlihat. Salah satunya ketika pemerintah mendatangkan ikan segar langsung dari nelayan yang habis terjual dalam waktu singkat karena kualitasnya baik dan harganya terjangkau.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan akan terus mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, koperasi, dan ekonomi kreatif sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah.
Memasuki tahun kedua masa pemerintahannya, John Tabo optimistis berbagai program yang telah dijalankan mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia meyakini pembangunan ekonomi akan semakin berkembang dengan dukungan DPR Papua Pegunungan, pemerintah kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat.
Salah satu target besar yang tengah dipersiapkan adalah menjadikan Kabupaten Jayawijaya sebagai Lumbung sayur Papua Pegunungan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di wilayah pegunungan sekaligus memasok daerah lain.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada para perempuan, khususnya mama-mama petani, yang selama ini menjadi penggerak utama sektor pertanian dan ketahanan pangan keluarga.
> “Mama-mama Papua luar biasa. Mereka bekerja keras di kebun demi masa depan anak-anaknya. Pemerintah akan terus mendukung kelompok-kelompok tani melalui pendampingan, permodalan, dan kepastian pasar agar mereka semakin maju,” katanya.
Gubernur mengajak seluruh kepala kampung, pemerintah kabupaten, kelompok tani, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Ia berharap kebijakan penguatan koperasi serta regulasi perlindungan hasil pertanian lokal dapat meningkatkan nilai jual produk Papua Pegunungan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
The post Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Siapkan Pergub Batasi Masuknya Sayuran dari Luar, Lindungi Petani Lokal first appeared on pembaruanpapua.com.