Hari Keenam Pelatihan, Calon Paskibraka Papua Pegunungan Tunjukkan Kemajuan Pesat
WAMENA, 25 Juli 2026 – Memasuki hari keenam pemusatan pendidikan dan pelatihan, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan. Peningkatan kemampuan fisik, kedisiplinan, hingga pemahaman wawasan kebangsaan menjadi indikator positif kesiapan mereka menjelang pelaksanaan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Sosial Budaya, Ekonomi, dan Agama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Tombi Layuk, S.Sos., mengatakan dirinya hampir setiap hari memantau langsung jalannya latihan untuk melihat perkembangan para peserta.
“Saya hampir setiap hari datang ke lapangan pendidikan untuk melihat bagaimana perkembangan atau progres pelatihan anak-anak. Saya melihat dari hari ke hari mereka semakin baik,” ujarnya.
Naftali optimistis waktu pembekalan yang masih berlangsung sekitar tiga minggu ke depan akan semakin mematangkan kemampuan para calon Paskibraka.
“Dengan waktu yang masih tersedia, saya optimistis anak-anak mampu memahami seluruh materi yang diberikan oleh para pelatih. Ketika nanti mereka bertugas, mereka dapat menerapkan seluruh ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa pelatihan,” katanya.
Menurutnya, pendidikan Paskibraka tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), tetapi juga membangun karakter, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Sebagai bagian dari pembentukan karakter tersebut, pada hari ketiga pelatihan, Polres Jayawijaya memberikan pembekalan kepada para calon Paskibraka. Materi yang disampaikan meliputi penguatan wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan kenakalan remaja, etika bermedia sosial, disiplin dan kepemimpinan, serta keselamatan berlalu lintas.
Naftali menilai materi tersebut menjadi bekal penting agar para peserta tidak hanya mampu menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga memahami perannya sebagai warga negara yang baik dan menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, ketertiban, serta nilai-nilai kebangsaan.
“Ini merupakan bagian penting dari pendidikan Paskibraka yang kita bentuk tahun ini. Harapannya, mereka kelak menjadi generasi Papua Pegunungan yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelatih Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026, Aiptu Sanusi, S.H., menjelaskan bahwa selama enam hari pertama para peserta telah mengikuti pelatihan dasar sebagai fondasi sebelum memasuki tahapan latihan formasi pengibaran bendera.
“Selama enam hari pertama ini kami memberikan pelatihan dasar, mulai dari pengenalan seluruh gerakan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang nantinya digunakan pada pelaksanaan upacara. Hari ini kami mulai melakukan pembagian pasukan, yaitu Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45,” jelasnya.
Ia mengungkapkan perkembangan para peserta sangat menggembirakan. Menurutnya, peningkatan kemampuan gerakan, kekompakan, dan disiplin terlihat setiap hari selama proses latihan berlangsung.
“Perkembangannya sangat bagus. Setiap hari gerakan maupun kemampuan PBB adik-adik terus mengalami peningkatan. Mudah-mudahan ke depan mereka semakin siap sehingga mampu melaksanakan tugas sebagai Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 dengan baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” tutup Sanusi.
The post Hari Keenam Pelatihan, Calon Paskibraka Papua Pegunungan Tunjukkan Kemajuan Pesat first appeared on pembaruanpapua.com.