27 Juli 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Polisi Tangkap 3 Orang Terkait Bentrok, Polsektro Menteng Digeruduk Massa

Polres Metro Jakarta Pusat (Polrestro Jakpus) memeriksa secara intensif tiga orang berinisial S, T, dan U. Mereka diamankan terkait bentrokan di Jalan Tambak, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (26/7/2026), untuk mengungkap penyebab dan kronologi peristiwa tersebut.
Kapolrestro Jakpus Kombes Reynold EP Hutagalung mengatakan, ketiga orang itu saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Metro Menteng. “Dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui asal-muasal peristiwa tersebut,” kata Reynold di Jakarta, Ahad malam WIB.
Selain memeriksa ketiga orang tersebut, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan pihak lain yang diduga memicu bentrokan. Reynold menyebut, secara keseluruhan, polisi telah mengamankan sekitar 15 orang untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Mereka diperiksa dengan mengelompokkan berdasarkan rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak. “Kalau untuk peristiwa itu secara keseluruhan kami melakukan pengamanan pemeriksaan secara intensif itu sejumlah kurang lebih 15 orang. Namun untuk klastering dalam peristiwa-peristiwa, kami beda-bedakan,” ujarnya.
Reynold menjelaskan, saat ini, penyidik juga memeriksa para korban dan saksi. Termasuk, sambung dia, mendalami dugaan perusakan gerobak milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta dugaan penganiayaan terhadap warga yang terjadi saat bentrokan.
Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara utuh penyebab bentrokan serta peran masing-masing pihak yang terlibat sesuai alat bukti yang dikumpulkan. “Mana korban atau pun yang patut diduga sebagai pelaku, tentunya itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Reynold.
Digeruduk massa
Polisi menangkap dua orang yang terlibat dalam bentrokan di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Ahad. Dua orang yang masing-masing berinisial SK dan AS masih terus menjalani pemeriksaan oleh kepolisian. 
“Penyidik akan mendalami peran masing-masing berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ditemukan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestro Jakpus, AKBP Roby Heri Saputra, Ahad malam WIB.
Dia menambahkan, penyidik masih mengumpulkan bukti tambahan dan menyusun rangkaian kejadian secara menyeluruh. Menurut Roby, penentuan status hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Roby menyatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi bentrokan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia itu. Selain itu, polisi masih terus mendata kerusakan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
“Kami meminta seluruh pihak tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan balasan. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian agar situasi tetap aman dan proses hukum dapat berjalan dengan baik,” kata Roby.
Dia mengeklaim, saat ini situasi di sekitar lokasi telah terkendali. Meski demikian, personel kepolisian tetap disiagakan untuk menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya gangguan lanjutan.
Sementara Markas Polsek Metro Menteng juga dilaporkan didatangi sejumlah massa pada Ahad malam. Mereka itu diduga merupakan kerabat dari korban tewas dalam bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak. 
Roby membenarkan adanya sejumlah massa dari salah satu kelompok yang datang ke Polsek Metro Menteng pada Ahad malam. Meski begitu, situasi di kantor polisi itu dinilai masih kondusif. 
“Iya, pihak keluarganya kelompok pemuda (yang meninggal) itu datang, tapi enggak digeruduk. Ramai, tapi kondusif,” kata Roby. Ratusan orang asal Indonesia timur itu menuntut polisi menegakkan keadilan atas tewasnya rekan mereka.