11 Agustus 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibaka

Puncak – Sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa (11/8/2026). Aksi tersebut terjadi di tengah proses penyaluran Dana Desa tahap I reguler tahun 2026.

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes membenarkan adanya aksi pembakaran tersebut. Polisi masih mendalami pemicu pasti aksi yang dilakukan sekelompok massa.

“Penyebab pasti massa melakukan pembakaran masih kami dalami. Hanya saja, sebelum kejadian tengah berlangsung penyaluran Dana Desa tahap I reguler,” kata Domingos.

Kapolres menjelaskan, situasi mulai berkembang setelah proses penyaluran Dana Desa berlangsung. Sekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok massa mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).

“Setelah pembagian berlangsung, sekelompok massa kemudian mendatangi Kantor PMK sekitar pukul 17.40 WIT,” jelasnya.

Tidak lama berselang, Bupati Puncak Elvis Tabuni tiba di Kantor PMK untuk menemui massa dan berupaya berkomunikasi dengan mereka. Namun, situasi kembali memanas. Sekitar pukul 18.45 WIT, massa yang diduga tidak puas kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK.

“Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK,” ungkap Kapolres.

Aksi tersebut kemudian berdampak pada sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya. Berdasarkan informasi kepolisian, titik api diketahui berada di beberapa kantor pemerintahan, yakni Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Keuangan.

Selain sejumlah kantor pemerintahan, satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.

Polisi Siagakan Personel

Menyikapi situasi tersebut, aparat keamanan langsung memperkuat pengamanan untuk mencegah gangguan meluas.

Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek disiagakan di kawasan perempatan alun-alun, tepatnya di depan Polsek Ilaga. Sementara personel Satgas Tindak ODC disiagakan di Kotis.

Kapolres mengatakan, pihaknya bersama jajaran terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah Ilaga.

“Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat kemudian memberikan imbauan kepada massa agar membubarkan diri dan tidak melanjutkan aksi.

“Saat ini massa secara bertahap mulai meninggalkan lokasi dan situasi keamanan berangsur kondusif,” pungkasnya.

The post Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibaka first appeared on pembaruanpapua.com.