HUT RI ke-81 Diwarnai Duka, Satu Prajurit TNI Gugur Diserang OPM di Jila Mimika
MIMIKA – Di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, duka justru menyelimuti jajaran TNI di Tanah Papua. Satu prajurit gugur dan dua lainnya terluka setelah Pos Satgas PAM Obvit di Jila Kabupaten Mimika yang dijaga personel Yonif 133 diserang kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), Senin (17/8/2026).
Data yang dihimpun media ini menyebutkan OPM dari kelompok III Puncak yang dipimpin Pemne Kogoya menyerang Pos PAM Obvit PT. Freeport Indonesia, sehingga kontak tembak pun terjadi. Kejadian itu mengakibatkan 1 anggota TNI bernama Pratu R gugur dan dua anggota lainnya luka-luka yakni Pratu K dan Pratu P.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, membenarkan adanya kontak tembak antara TNI dengan OPM di Jila yang mengakibatkan 1 anggota TNI gugur dan 2 luka-luka.
“Benar telah terjadi kontak tembak di wilayah Jila yang melibatkan aparat keamanan dengan kelompok OPM Pok III Puncak yang diduga dipimpin Pemne Kogoya. Ada tiga prajurit dari Yonif 133 menjadi korban dan satu diantaranya gugur,” jelasnya.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih berupaya melakukan evakuasi terhadap para korban dari lokasi kejadian.
“Penanganan medis terhadap dua anggota yang mengalami luka-luka telah dilakukan. Selanjutnya, kami akan berupaya mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian,” jelasnya.
Kapendam menyampaikan, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah Jila. Langkah pengamanan terus dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
“TNI bersama Polri juga terus bersinergi dalam menjaga keamanan masyarakat serta mengantisipasi gangguan keamanan susulan di wilayah Jila,” pungkasnya.
The post HUT RI ke-81 Diwarnai Duka, Satu Prajurit TNI Gugur Diserang OPM di Jila Mimika first appeared on pembaruanpapua.com.