Papan Reklame Pemilu Netanyahu Sebut Wali Kota New York Mamdani sebagai Musuh Israel
Oposisi Cerdas | Partai penyokong Benjamin Netanyahu telah memasang papan reklame pemilu yang secara terang benderang mengungkap nama-nama tokoh yang dianggap sebagai musuh Israel.
Nama tokoh ini mencakup Wali Kota New York Zohran Mamdani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, serta para pemimpin Iran dan Hizbullah.
Papan reklame raksasa milik Partai Likud di Tel Aviv untuk pemilu bulan Oktober tersebut menampilkan gambar keempat tokoh itu disertai slogan: “Mereka ingin Netanyahu kalah. Jangan biarkan mereka menang”.
Netanyahu mengunggah gambar papan reklame itu di akun X miliknya pada hari Minggu 16 Agustus 2026.
Meskipun Mamdani dan Erdogan dikenal sangat vokal mengkritik Netanyahu dan perang Israel di Gaza, menempatkan mereka dalam satu kelompok bersama pemimpin Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dan Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem akan dianggap sebagai tindakan yang sangat provokatif.
Netanyahu telah memimpin Israel dalam perang melawan Iran maupun Hizbullah di Lebanon; baik negara maupun kelompok militan tersebut dipandang sebagai musuh bebuyutan Israel.
Mamdani, yang menjabat sebagai Wali Kota New York sejak awal tahun ini, telah menyerukan penangkapan Netanyahu jika ia mengunjungi kota tersebut untuk menghadiri Sidang Umum PBB bulan depan.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi perdana menteri Israel tersebut atas tuduhan kejahatan perang terkait konflik Gaza.
“Benjamin Netanyahu tidak disambut di Kota New York, begitu pula penjahat perang lainnya yang masih berkeliaran,” ujar Mamdani pekan lalu melansir Arab News.
Netanyahu membalas dengan menuduh Mamdani menyulut kebencian.
Hubungan antara Turki dan Israel memburuk secara tajam setelah dimulainya perang Gaza.
Erdogan menjadi salah satu kritikus paling vokal di kancah internasional terhadap tindakan Israel dalam konflik tersebut, dengan menuduh negara itu melakukan genosida.
Netanyahu sekali lagi berjuang mempertahankan kelangsungan karier politiknya menjelang pemilu 27 Oktober, di tengah hasil jajak pendapat yang menunjukkan kuatnya dukungan bagi partai-partai oposisi.
Pemimpin Israel itu pekan lalu memicu kemarahan salah satu sekutu utama negaranya, Inggris, saat ia mengatakan bahwa Inggris telah berubah menjadi “republik Islam.” ***
Sumber: konteks
Foto: Papan reklame Partai Likud di Tel Aviv menampilkan gambar Wali Kota New York Zohran Mamdani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai musuh Israel. (X.com)
