Remaja Perempuan di Palopo Berlumuran Darah, Mengaku Diancam Dibunuh untuk Ditumbalkan
Oposisi Cerdas | Seorang remaja perempuan yang masih di bawah umur di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjadi korban dugaan penganiayaan hingga ditemukan dalam kondisi berlumuran darah pada bagian wajah. Polisi telah menangkap seorang remaja laki-laki yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Kasus ini viral di media sosial setelah video korban beredar. Dalam rekaman tersebut, korban tampak terluka pada wajah dan histeris saat menceritakan kejadian yang dialaminya.
Korban mengaku dianiaya dan mendapat ancaman akan dibunuh untuk dijadikan tumbal. Setelah ditemukan warga, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam video lain yang beredar, sejumlah warga terlihat menemukan seorang remaja laki-laki yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Remaja tersebut juga masih di bawah umur dan disebut sebagai teman sekolah korban.
Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Palopo kemudian mengamankan remaja tersebut untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih mendalami keterlibatan dan peran terduga pelaku dalam kejadian tersebut.
Penyidik juga masih menunggu kondisi korban membaik sebelum meminta keterangan secara langsung. Keterangan korban diperlukan untuk mengungkap kronologi penganiayaan.
“Kronologinya sementara kami masih dalam penyelidikan. Terduga pelaku sudah kita amankan di polres. Saat ini laporannya sudah ada,” ujar Kanit PPA Polres Palopo, Ipda Ifhan Febri Yuslan.
Polisi belum memastikan motif penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka pada wajah. Namun, dugaan sementara mengarah pada aksi perundungan atau bullying.
Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan penyebab kejadian, termasuk soal pengakuan korban terkait ancaman pembunuhan dan dugaan akan dijadikan tumbal.
Kasus tersebut kini ditangani penyidik PPA Polres Palopo. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian dan akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penyelidikan
Sumber: inewsÂ
Foto: Seorang remaja perempuan yang masih di bawah umur di Kota Palopo, Sulawesi Selatan saat dievakuasi warga dengan kondisi luka-luka akibat dugaan penganiayaan. (Foto: Tangkapan layar video warga).
