31 Agustus 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-China Tembus 804 Orang, Ratusan WNA Masih Dicari

Oposisi Cerdas | Korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Nepal serta Tibet, China, telah mencapai 804 orang. 
Sementara hampir 3.300 lainnya masih dilaporkan hilang dalam bencana yang terjadi di kawasan Himalaya tersebut.
Di Nepal, polisi telah mengevakuasi 788 jenazah, sementara 2.742 orang masih hilang.
Di Tibet, otoritas Tiongkok melaporkan 16 korban meninggal dan 546 orang belum ditemukan.
Operasi Tim SAR Terus Berjalan
Hampir 20.000 personel keamanan dikerahkan untuk pencarian dan penyelamatan.
Sebanyak 8.186 orang telah berhasil dievakuasi, termasuk ratusan pekerja PLTA dan warga negara asing melalui operasi helikopter.
Upaya pencarian menghadapi medan pegunungan yang berat. Proses identifikasi korban juga menjadi kendala karena banyak jenazah ditemukan dalam kondisi rusak parah.
“Banyak jenazah yang ditemukan dalam kondisi terpotong-potong, tidak utuh, atau hancur, sehingga identifikasi secara visual menjadi sangat sulit,” ujar Wakil Inspektur Jenderal Abi Narayan Kafle, melansir Reuters, Minggu, 30 Agustus 2026. 
“Banyak jenazah terkubur di bawah lumpur tebal dan air selama dua hingga tiga hari,” imbuhnya.
Nepal kemudian meminta dukungan untuk pencarian di terowongan, teknologi pendeteksi korban selamat, pemeriksaan forensik dan DNA, serta peralatan pengawetan jenazah.
Tim penyelamat terowongan beranggotakan 11 orang dari India juga telah tiba.
Dipicu Runtuhnya Gletser
Bencana bermula pada Rabu ketika runtuhnya gletser secara tiba-tiba memicu aliran air dan material puing dalam jumlah besar di kawasan perbatasan Nepal-China.
Arus tersebut menyapu lembah, merusak permukiman dan infrastruktur.
Pihak berwenang juga memantau danau baru di kawasan Himalaya yang sebelumnya dikhawatirkan memicu banjir susulan. 
Namun, otoritas China menyatakan danau itu telah menyusut drastis dan kini pada dasarnya telah kering.
Amerika Serikat turut mengumumkan bantuan kemanusiaan lebih dari USD3,6 juta untuk Nepal, termasuk bantuan pangan darurat bagi hingga 10.000 keluarga terdampak bencana ini.***
Sumber: konteks
Foto: Bencana banjir bandang di perbatasan Nepal-China hingga kini tewaskan ratusan orang dan ribuan lainnya masih hilang (Foto: Anadolu)