Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie
Oposisi Cerdas | Mantan Menko Polhukam Mahfud MD meminta polemik terkait pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi soal kemungkinan Pemilu berlangsung lebih cepat dari 2029 tidak dibesar-besarkan.
Menurut Mahfud, jika Budi Arie hendak dipersoalkan, isu yang lebih relevan justru perkara judi online (judol) yang pernah dikaitkan dengan namanya.
“Kalau mau ngeributin Budi Arie ya soal judi online itu, judol. Karena kan dia disebut dalam dakwaan jaksa,” kata Mahfud lewat kanal Youtube miliknya, Rabu, 2 September 2026.
Mahfud kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang saat ini menjadi perhatian DPR RI.
Menurutnya, keberadaan aturan mengenai perampasan aset nantinya dapat menjadi instrumen penting untuk menelusuri dan mengambil aset yang berkaitan dengan tindak pidana.
Ia menilai persoalan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana dan aset hasil kejahatan jauh lebih substantif untuk dibahas dibandingkan polemik pernyataan politik mengenai kemungkinan Pemilu dipercepat.
“Kalau nanti ada Undang-Undang Perampasan Aset, ini masuk Budi, karena diduga ada kaitannya,” ujar Mahfud.
Sumber: rmol
Foto: Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi/Net
