Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp 23 Triliun
Oposisi Cerdas | Iran dilaporkan menembak jatuh sekitar 45 drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat (AS) selama perang kedua negara pada 28 Februari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 25 persen dari seluruh armada MQ-9 Reaper AS yang beroperasi sebelum perang.
Kehilangan puluhan drone tempur tersebut diperkirakan membuat AS mengalami kerugian lebih dari 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp23 triliun. Harga satu unit MQ-9 Reaper berkisar antara 30 juta-50 juta dolar AS atau sekitar Rp532,4 miliar-Rp887,4 miliar, tergantung sensor dan persenjataan yang digunakan.
Kabar terbaru mengenai jatuhnya drone AS muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menembak jatuh MQ-9 Reaper di Selat Hormuz pada Senin (31/8/2026). Insiden ini terjadi ketika aksi saling serang antara AS dan Iran kembali memanas di kawasan strategis tersebut.
Menurut laporan The Washington Post, sebelum perang melawan Iran, militer AS memiliki sekitar 185 unit MQ-9 Reaper yang beroperasi. Jika kehilangan sekitar 45 unit, berarti seperempat armada drone tersebut tidak lagi tersedia untuk digunakan.
MQ-9 Reaper merupakan salah satu drone tempur utama AS yang digunakan untuk misi pengintaian, pemantauan, serta serangan terhadap target darat. Drone tersebut dapat membawa berbagai sensor dan persenjataan sehingga memiliki peran penting dalam operasi militer jarak jauh.
Jatuhnya MQ-9 terbaru juga terjadi di tengah eskalasi serangan di Selat Hormuz. Militer AS sebelumnya menyerang Pulau Larak di Iran dengan menggunakan drone. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan fasilitas peluncuran roket.
Iran kemudian membalas serangan tersebut dengan menargetkan dua pangkalan militer AS di Yordania. Serangan balasan itu terjadi beberapa jam setelah serangan AS terhadap Pulau Larak, atau pada Senin dini hari waktu setempat.
Konflik yang kembali memanas tersebut membuat Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling rawan dalam konfrontasi militer AS-Iran. Kawasan ini memiliki arti strategis karena menjadi jalur penting bagi lalu lintas energi dan pelayaran internasional.
Kerugian hingga Rp23 triliun dari kehilangan sekitar 45 MQ-9 Reaper juga menunjukkan besarnya biaya yang harus ditanggung AS dalam mempertahankan operasi udara selama perang. Nilai tersebut belum memperhitungkan biaya operasional, pemeliharaan, persenjataan, maupun sistem pendukung yang digunakan untuk menjalankan armada drone tersebut.
Sumber: inews
Foto: Iran dilaporkan menembak jatuh sekitar 45 drone MQ-9 Reaper milik AS selama perang kedua negara pada 28 Februari (Foto: US Air Force)
