6 September 2026

kabarterkini24

Berita Terkini, Kabar Terkini dan Terupdate

Ikut Terpojok, UGM Tak Ingin Verifikasi Foto Ijazah Jokowi yang Beredar di Medsos

Oposisi Cerdas | Tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) turut menyeret Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai institusi pendidikan yang menerbitkan dokumen berpolemik tersebut. Namun, UGM menyatakan bahwa pihaknya tidak “ambil pusing” terhadap tudingan miring, terutama terkait ijazah palsu yang beredar di media sosial.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Dr. Wening Udasmoro mengatakan, universitas berpegang pada arsip dan dokumen akademik yang dimiliki institusi. Karena itu, UGM tidak melakukan verifikasi terhadap berbagai gambar ijazah yang beredar dan menjadi bahan perdebatan warganet.
“Kami tidak melakukan verifikasi terhadap apa yang beredar di media sosial. Yang kami percayai adalah apa yang kami punya,” ujar Prof. Wening dalam tayangan klarifikasi resmi lewat channel YouTube UGM pada 22 Agustus 2025.
Menurut dia, sikap UGM didasarkan pada data resmi yang tersimpan di lingkungan universitas. Dengan dasar tersebut, jawaban institusi terkait riwayat pendidikan Joko Widodo tidak berubah meski polemik mengenai dokumen kelulusan terus muncul di ruang publik.
“UGM selama ini basisnya adalah apa yang kami punya, sehingga bisa dikatakan jawaban kami akan tetap sama. Akan ditanya lagi, ya jawaban kami sama, karena dasar dari kami datanya sama,” katanya.
Prof. Wening juga menjelaskan bahwa UGM tidak memiliki kewenangan untuk memverifikasi dokumen fisik maupun digital yang beredar di masyarakat apabila dokumen tersebut bukan merupakan arsip yang berada dalam penguasaan universitas.
Ia mengatakan, dokumen yang menjadi dasar bagi UGM adalah arsip akademik yang dimiliki kampus, termasuk salinan ijazah yang tersimpan sejak dokumen tersebut diberikan.
“Yang bisa kami jadikan dasar adalah hanya yang ada pada kami, yaitu salinan ijazah yang sejak pertama kali diberikan atau ada di Universitas Gajah Mada,” ujar Prof. Wening.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi UGM dalam menghadapi polemik ijazah Joko Widodo. Universitas memilih menggunakan arsip dan data akademik internal sebagai dasar keterangannya, bukan melakukan penilaian terhadap berbagai dokumen atau gambar yang beredar di media sosial.
Sebelumnya, Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia juga menegaskan bahwa Joko Widodo merupakan lulusan sah UGM dan telah menyelesaikan proses akademik sesuai persyaratan kelulusan universitas.
Sumber: wartaekonomi
Foto: Ilustrasi Ijazah Joko Widodo (Jokowi)/Net