Ijazah Jokowi Dibuat di Pasar Pramuka? Roy Suryo Ngaku Siap Hadirkan Saksi
Oposisi Cerdas | Perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) belum juga sepi dari kejutan. Tersangka dalam kasus fitnah ijazah palsu, Roy Suryo, kini menyinggung Pasar Pramuka, Jakarta, yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan pembuatan ijazah Jokowi.
Roy bahkan mengaku akan membawa saksi yang disebut memiliki keterkaitan dengan pihak yang diduga membuat ijazah Jokowi ke persidangan. Ia menilai persoalan Pasar Pramuka seharusnya kembali diusut dan fakta-faktanya dibongkar secara menyeluruh.
“Soal Pasar Pramuka ini penting. Kalau saja aparat kepolisian tuh mau objektif, periksa Pasar Pramuka. Hadirkan kembali delapan tersangka yang dulu ketika terlibat misalnya ketika kasus kebakaran,” kata Roy dalam program Interupsi yang tayang di YouTube Official iNews.
Roy mengaku sempat menduga sikap aparat kepolisian yang tidak mengusut perkara tersebut secara tuntas berkaitan dengan isu Pasar Pramuka. Menurutnya, sejumlah pihak yang dianggap mengetahui persoalan tersebut perlu diperiksa kembali.
Ia kemudian menyinggung sosok berinisial P yang disebutnya telah bergelar Profesor. Roy berharap aparat juga memeriksa profesor P beserta anak buahnya.
“Periksa itu orang yang namanya Profesor P itu. Periksa itu eh apa, anak buahnya di situ,” ujar dia.
Roy juga mengaitkan persoalan tersebut dengan penelitian seorang mantan intelijen Sri Radjasa Chandra. Menurut Roy, penelitian tersebut telah mengulas secara detail mengenai keterkaitan Pasar Pramuka dengan isu ijazah Jokowi.
“Karena penelitian dari seorang intelijen, mantan intelijen ya, Pak Sri Radjasa Chandra itu udah detail banget,” ungkapnya.
Karena itu, Roy menilai fakta-fakta yang berkaitan dengan Pasar Pramuka seharusnya tidak berhenti begitu saja. Ia mendorong agar peristiwa serta pihak-pihak yang disebut berkaitan dengan dugaan pembuatan ijazah tersebut kembali ditelusuri.
Roy bahkan mengklaim telah menyiapkan langkah untuk menghadirkan saksi dari pihak yang diduga membuat ijazah Jokowi dalam persidangan nantinya. Ia menyebut ada tujuh orang yang telah dikejar dan salah satunya diharapkan hadir sebagai saksi.
“Pasar Pramuka kayak gitu tidak dibongkar lagi fakta-faktanya, tidak dibongkar lagi peristiwanya. Jelas ada kiosnya, kiosnya siapa, yang itu kemudian mengaku membuat tujuh orang itu sudah dikejar, dan salah satu orang dari tujuh itu insyaallah nanti akan hadir di saksi,” ucapnya.
