Cholil Nafis Ungkap yang Bikin Buku ‘Islam Ala Prabowo’ Bombastis
Oposisi Cerdas | Wakil Ketua Umum MUI Pusat periode 2025–2030, Cholil Nafis, ikut menanggapi hebohnya buku berjudul “Islam Ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”.
Menurut Cholil, polemik yang muncul di publik, khususnya di media sosial, lebih disebabkan oleh judul buku yang bombastis sehingga menimbulkan salah tafsir. Padahal, isi buku tersebut hanya berupa kumpulan pandangan tokoh mengenai implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan Presiden Prabowo.
“Buku “Islam Ala Prabowo” itu yang bombastis dan membuat salah paham khalayak umum dan media itu judulnya, klo isinya sih seperti biasanya buku bunga rampai biasa. Ya mengulas perspektif banyak orang tentang seorang tokoh,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (11/9).
Sebagai informasi, buku setebal 368 halaman karya Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush`ab Muqoddas ini diterbitkan oleh Atmosphere Publishing. Isinya bukan membahas ajaran Islam baru, melainkan kumpulan testimoni, pandangan tokoh, serta ulasan mengenai sisi spiritualitas, kepemimpinan, dan bagaimana nilai-nilai Islam diimplementasikan dalam perjalanan hidup serta karier Presiden Prabowo.
Kontroversi semakin mencuat setelah sejumlah tokoh nasional yang namanya tercantum di dalam buku memberikan klarifikasi.
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menyatakan tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku tersebut meski namanya tertulis sebagai penulis artikel di halaman 241.
Selain itu, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan dirinya bukanlah penulis buku tersebut, melainkan hanya pernah diwawancarai sebagai narasumber jauh sebelum ia dilantik menjadi menteri.
Sumber: wartaekonomi
Foto: Wakil Ketua Umum MUI Pusat periode 2025–2030, Cholil Nafis/Net
