SIAK Plus Diperkuat, Pemprov Papua Pegunungan Dorong Pelayanan Dukcapil Lebih Cepat dan Akurat
WAMENA— Data kependudukan yang akurat menjadi kunci bagi pemerintah untuk memastikan setiap program pembangunan tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pesan tersebut menjadi penekanan utama Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A., dalam kegiatan Sosialisasi Pencatatan Sipil dan Bimbingan Teknis Aplikasi SIAK Plus Tahun 2026 di Wamena, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Baliem Pilamo Lantai II tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok D. Siep, mewakili Gubernur Papua Pegunungan.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Pj. Sekda, ditegaskan bahwa data kependudukan bukan sekadar angka dan dokumen administratif, melainkan fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan, pengalokasian program dan anggaran, hingga pemenuhan hak masyarakat atas berbagai pelayanan dasar.
“Data penduduk adalah salah satu dasar kebijakan perencanaan pembangunan. Besar atau kecilnya dukungan program dan anggaran sangat bergantung pada data kependudukan yang akurat,” tegas Gubernur.
Menurut Gubernur, pemerintah membutuhkan data yang valid untuk mengetahui jumlah penduduk, kondisi masyarakat, serta kebutuhan pembangunan di setiap wilayah. Karena itu, pendataan penduduk harus dilakukan secara tertib, akurat, dan terintegrasi agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Tekankan Pendataan Orang Asli Papua
Gubernur juga memberikan perhatian khusus terhadap pendataan Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Pegunungan. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh data OAP tercatat dengan baik, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita sering mengatakan bahwa Orang Asli Papua jumlahnya banyak. Namun, kalau tidak didata dengan baik, pernyataan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Karena itu, data harus diinput melalui sistem yang benar sehingga dapat terintegrasi sampai tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, data OAP yang akurat akan menjadi salah satu dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Pelayanan Dukcapil Harus Lebih Cepat
Selain persoalan akurasi data, Gubernur menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya dalam penerbitan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan berbagai dokumen kependudukan lainnya.
Jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) diminta terus meningkatkan kualitas pelayanan agar dilakukan secara cepat, tertib, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat datang sejak pagi, tetapi sampai malam tidak mendapatkan pelayanan. Hal seperti ini memberikan kesan bahwa kita belum serius dalam melayani masyarakat terkait administrasi kependudukan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Gubernur menegaskan bahwa administrasi kependudukan bukan sekadar persoalan dokumen atau angka di atas kertas. Dokumen kependudukan merupakan dasar bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai pelayanan pemerintah.
“Kalau datanya tidak benar, tentu kita akan kesulitan menentukan siapa yang harus dilayani, di mana kebutuhannya, dan program apa yang paling tepat diberikan,” jelasnya.
SIAK Plus Dorong Transformasi Pelayanan
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mendorong pemanfaatan teknologi melalui aplikasi SIAK Plus sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecepatan, ketertiban, akurasi, dan jangkauan pelayanan administrasi kependudukan.
Ia meminta agar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
“Saya minta kegiatan ini jangan hanya berhenti pada sosialisasi dan pelatihan. Ilmu yang diperoleh hari ini harus diterapkan di lapangan dan benar-benar memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan agar perkembangan teknologi tidak menyebabkan masyarakat yang berada di kampung-kampung maupun wilayah yang sulit dijangkau tertinggal dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan.
Untuk itu, koordinasi dan kerja sama antara organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Dukcapil, serta instansi terkait perlu terus diperkuat sehingga pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat distrik dan kampung.
“Kita harus bekerja dengan satu semangat. Data yang baik menghasilkan perencanaan yang baik, dan perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua Pegunungan yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius, aktif bertanya terhadap materi yang belum dipahami, serta menindaklanjuti pengetahuan yang diperoleh setelah kembali ke tempat tugas masing-masing.
“Setelah kembali ke tempat tugas masing-masing, apa yang diperoleh dalam kegiatan ini harus dapat ditindaklanjuti dan diterapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.
Kegiatan Sosialisasi Pencatatan Sipil dan Bimbingan Teknis Aplikasi SIAK Plus Tahun 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Pj. Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok D. Siep, yang ditandai dengan pemukulan tifa bersama jajaran terkait.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sekaligus memperkuat ketersediaan data kependudukan yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pemenuhan hak masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.
The post SIAK Plus Diperkuat, Pemprov Papua Pegunungan Dorong Pelayanan Dukcapil Lebih Cepat dan Akurat first appeared on pembaruanpapua.com.