Pelantikan/Pengangkatan Advokat DPD HAPI Papua, BTM: Advokat Profesi Terhormat
JAYAPURA-Advokat merupakan profesi terhormat. Hal ini disampaikan tokoh masyarakat di tanah Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan/Pengangkatan Advocat DPD Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) Papua
Angkatan Ke-III Tahun 2026 di Ball Room Lt.2 Hotel Horison Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Kamis (17/9).
Putra asli Port Numbay yang pernah mendapat kepercayaan masyarakat memimpin Kota Jayapura selama dua periode ini mengaku senang bisa hadir pada pelantikan/pengangkatan Advokat DPD HAPI Papua.
“Tetapi saya senang berada di sini. Karena bagi saya, malam ini bukan sekadar acara menambah jumlah advokat di Papua. Malam ini kita sedang menambah orang-orang yang diberi tanggung jawab untuk menjaga keadilan,” tegas BTM.
BTM juga mengingatkan para advokat yang dilantik bahwa bukan hanya kebanggaan sebagai seorang Advokat akan bertambah tetapi juga tanggung jawab.
“Yang bertambah adalah tanggung jawab. Suatu hari mungkin datang kepada saudara seorang klien besar, dengan perkara besar dan kemampuan yang besar. Tetapi bisa juga datang seorang mama Papua, membawa map plastik berisi surat-surat tanah yang sudah kusut, lalu berkata: “Anak, tolong bantu saya. Saya tidak mengerti hukum,” ucap BTM.
Dalam kondisi seperti ini menurut BTM, profesi Advokat sesungguhnya diuji.
Karena orang yang punya uang bisa mengetuk banyak pintu. “Tetapi orang kecil kadang-kadang hanya mempunyai satu pintu: harapan bahwa masih ada orang yang mau membelanya. Menjadi advokat tentu harus pintar.
Pintar membaca hukum. Pintar berargumentasi. Pintar membela kepentingan klien.Tetapi jangan sampai kita terlalu pintar berargumentasi, yang salah dibuat kelihatan benar, dan yang benar malah mulai ragu dengan dirinya sendiri. Kalau sudah begitu, ilmunya memang tinggi, tetapi hati nuraninya yang perlu sekolah lagi,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, BTM juga menitip pesan kepada para advokat agar bisa menyisakan satu ‘ruang’ dalam profesinya untuk orang kecil. “Silakan menjadi advokat yang sukses. Bangun kantor yang besar. Miliki klien-klien besar. Raih keberhasilan setinggi-tingginya. Tetapi sisakan satu ruang dalam profesi saudara untuk orang kecil yang tidak mempunyai kekuatan membela dirinya sendiri,” pintanya.
BTM juga berharap agar HAPI Papua, jangan hanya menjadi organisasi yang besar karena banyak Tetapi HAPI bisa menjadi organisasi yang besar karena banyak manfaatnya.
“Harapan saya, HAPI Papua hadir di tengah masyarakat. Berikan pendidikan hukum. Dampingi masyarakat adat memahami hak-haknya dan ketika masyarakat kecil membutuhkan pertolongan hukum, biarlah mereka tahu bahwa ada pintu HAPI yang dapat mereka ketuk,” tambahnya.
“Tajamkan pikiran saudara. Jaga integritas saudara. Setinggi apa pun karier saudara nanti, jangan pernah biarkan hati nurani tertinggal di belakang. Karena hukum memang ditulis dengan tinta. Tetapi keadilan selalu membutuhkan manusia yang mempunyai keberanian untuk memperjuangkannya,” pungkas BTM.(nat)
The post Pelantikan/Pengangkatan Advokat DPD HAPI Papua, BTM: Advokat Profesi Terhormat first appeared on pembaruanpapua.com.