Pemkab Puncak Jaya Dorong Generasi Muda Gemar Membaca melalui Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP
MULIA, 29 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan minat baca, kemampuan berkomunikasi, serta budaya literasi di kalangan generasi muda.
Kegiatan yang dilaksanakan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, S.E., M.M., M.H., yang hadir mewakili Bupati Puncak Jaya.
Turut hadir Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya Kamos Kokoya, A.Ma.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para dewan juri, Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan beserta para kepala bidang, kepala seksi dan staf, tokoh agama, para guru, serta para pelajar peserta lomba.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya Kamos Kokoya, A.Ma.Pd., menyampaikan laporan pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP Tahun 2026.
Kamos menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program untuk menumbuhkan minat dan kegemaran membaca sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi para pelajar
.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong anak-anak untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali apa yang telah dibacanya dengan bahasa yang baik dan penuh percaya diri,” ujar Kamos.
Ia menjelaskan, peserta tingkat SD diberikan 10 pilihan judul cerita yang telah disiapkan oleh panitia. Para peserta kemudian membaca, memahami, dan menuturkan kembali cerita tersebut dengan gaya penyampaian masing-masing.
Sementara untuk tingkat SMP, peserta diberikan kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kreativitas melalui cerita yang disusun sendiri dengan tetap memperhatikan orisinalitas, struktur cerita, isi, serta teknik penyampaian.
Kamos melaporkan bahwa kegiatan Lomba Bertutur Tahun 2026 diikuti oleh 25 peserta dari tingkat SD dan SMP.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan sebagai perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendekatkan anak-anak dengan perpustakaan, membangun kebiasaan membaca, serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi generasi muda.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar tampil dengan percaya diri, menikmati cerita yang dibawakan, serta memberikan penampilan terbaik.
“Keberhasilan bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang keberanian untuk tampil, belajar dan terus berkembang,” pesannya.
Sementara itu, Pj Sekda Kabupaten Puncak Jaya Yubelina Enumbi, S.E., M.M., M.H., dalam sambutan Bupati Puncak Jaya yang disampaikannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, mengapresiasi pelaksanaan Lomba Bertutur sebagai kegiatan yang memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan membaca, memahami cerita, dan berbicara di depan umum.
Ia mengajak para pelajar untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan karena melalui membaca anak-anak dapat memperoleh pengetahuan dan mengenal berbagai hal yang ada di luar lingkungan mereka.
“Dengan membaca, adik-adik bisa mendapatkan informasi dan ilmu yang banyak. Kita mungkin memiliki keterbatasan untuk melihat dunia secara langsung, tetapi melalui buku kita dapat mengenal berbagai tempat, budaya, sejarah, dan cerita dari berbagai daerah,” tuturnya.
Yubelina juga mendorong para pelajar untuk memanfaatkan keberadaan perpustakaan sebagai tempat belajar dan menambah pengetahuan.
Ia menekankan bahwa kegiatan bertutur juga memiliki manfaat penting dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan orang banyak.
“Jangan takut dan jangan malu. Percaya diri itu penting. Ketika adik-adik berani berdiri di depan dan menyampaikan cerita, itu merupakan proses belajar untuk menjadi generasi yang mampu memimpin di masa depan,” ungkapnya.
Menurutnya, kemampuan berbicara dan menyampaikan informasi dengan baik merupakan salah satu keterampilan yang perlu dibangun sejak usia sekolah.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan perlombaan sebagai beban untuk menjadi juara semata. Yang lebih penting adalah keberanian mengikuti proses, memahami cerita, belajar menyampaikan informasi, serta mengambil pengalaman yang dapat diterapkan di kemudian hari.
“Jangan berpikir bahwa ini hanya lomba. Kegiatan ini melatih adik-adik untuk berbicara, percaya diri, memahami sebuah cerita, kemudian menyampaikan kembali informasi yang sudah dibaca. Ini merupakan bagian dari proses belajar,” jelasnya.
Yubelina turut memberikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan literasi dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak-anak Puncak Jaya yang memiliki kegemaran membaca, mampu berpikir kritis, percaya diri, dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.
“Membaca, Bertutur dan Berkarya untuk Meningkatkan Minat Baca dan Budaya Literasi Kabupaten Puncak Jaya.”
Kegiatan ini juga membawa pesan literasi:
“Papua Kuat dengan Cerita, Papua Maju Bersama Generasi Muda.”
“Bertutur Melestarikan Budaya, Membaca Menjangkau Dunia, Berkarya Membangun Papua.”
“Baca Hari Ini, Papua Lebih Baik Esok Nanti.”
“Anak Papua Cerdas, Papua Masa Depan Kita. Baca, Tanya, Pikir, Cipta, Berkarya.”
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat gerakan literasi di daerah sekaligus mendorong anak-anak Puncak Jaya agar semakin dekat dengan buku, perpustakaan, budaya membaca, serta mampu mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Kegiatan Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP Tahun 2026 kemudian dilanjutkan dengan perlombaan yang diikuti para peserta sesuai jenjang masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus berkomitmen membangun generasi muda melalui pendidikan, literasi, kreativitas, dan pengembangan sumber daya manusia.
The post Pemkab Puncak Jaya Dorong Generasi Muda Gemar Membaca melalui Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP first appeared on pembaruanpapua.com.