Kapolda Papua Tengah dan Bupati Mimika Resmi Mulai Pembangunan Sejumlah Fasilitas Kepolisian
Mimika – Komitmen memperkuat kehadiran dan pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia di tengah masyarakat terus diwujudkan di Kabupaten Mimika. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini bersama Bupati Mimika Johannes Rettob secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan sejumlah fasilitas kepolisian, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di RS Bhayangkara Mimika, Mile 32, Timika, Papua Tengah, itu menandai dimulainya pembangunan Polsek Agimuga, Polsek Kokonao, dua unit rumah dinas dokter kepolisian, serta landscape dan pagar Polsek Bandara Mozes Kilangin.
Pembangunan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sarana dan prasarana kepolisian, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan keamanan, kesehatan dan pelayanan publik kepada masyarakat Mimika.
Seluruh pembangunan bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026, melalui dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan fasilitas kepolisian tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan fasilitas ini. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat keamanan, pelayanan kesehatan dan pelayanan publik bagi masyarakat Mimika,” ujar Jermias.
Menurutnya, Mimika merupakan wilayah strategis dengan karakter geografis yang beragam. Wilayah tersebut membentang dari kawasan pesisir, dataran rendah hingga pegunungan, sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang mampu menunjang kehadiran aparat di tengah masyarakat.
“Mimika adalah wilayah yang strategis, dinamis dan memiliki tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kehadiran Polri harus mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan sarana dan prasarana kepolisian,” jelasnya.
Jermias mengatakan, pembangunan Polsek Kokonao di kawasan pesisir dan Polsek Agimuga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelayanan kepolisian.
“Dengan dibangunnya Polsek Kokonao dan Polsek Agimuga, kami ingin memastikan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat semakin dekat, cepat dan merata. Masyarakat di wilayah tersebut harus merasakan bahwa Polri hadir dan siap memberikan pelayanan ketika mereka membutuhkan,” tegasnya.
Tidak sekadar membangun gedung, kedua Polsek tersebut dirancang dengan fasilitas pendukung untuk menunjang pelaksanaan tugas personel, mulai dari ruang pelayanan, ruang tahanan, gudang senjata hingga lapangan kegiatan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat berdirinya kantor polisi, tetapi benar-benar merasakan pelayanan yang nyata. Gedung dan fasilitas ini harus diisi dengan pelayanan yang cepat, transparan dan profesional,” katanya.
Selain memperkuat pelayanan keamanan, pembangunan juga menyentuh sektor kesehatan melalui pembangunan dua unit rumah dinas dokter Rumah Sakit Bhayangkara Mimika. Kapolda menilai dukungan terhadap tenaga medis menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan.
“Tenaga medis merupakan pilar utama pelayanan kesehatan. Dengan tersedianya tempat tinggal yang layak dan mendukung, kami berharap kinerja, dedikasi dan kualitas pelayanan tenaga medis kepada masyarakat juga semakin meningkat. Ini merupakan investasi untuk kesehatan kita bersama,” tutur Jermias.
Sementara itu, pembangunan landscape dan pagar Polsek Bandara Mozes Kilangin diarahkan untuk menata fasilitas kepolisian agar lebih tertib, rapi dan representatif sebagai bagian dari pelayanan publik.
Kapolda kemudian mengingatkan seluruh jajaran Polres Mimika agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang dibangun tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Saya minta seluruh jajaran Polres Mimika, khususnya personel yang nantinya menempati fasilitas ini, agar menjaga dan merawatnya dengan baik. Ingat, fasilitas ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Gunakanlah untuk melayani dengan tulus, jujur dan profesional, bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan,” tegasnya.
Jermias menekankan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan personel di lapangan. Menurutnya, keberadaan gedung baru akan memiliki arti apabila mampu menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Yang kita bangun bukan hanya gedung, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Karena itu, jadikan setiap fasilitas ini sebagai tempat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
The post Kapolda Papua Tengah dan Bupati Mimika Resmi Mulai Pembangunan Sejumlah Fasilitas Kepolisian first appeared on pembaruanpapua.com.