Jimly Puji Presiden Brasil Cuma Tamat SD, Netizen Jawab Menohok: Dia Gak Punya Paman di MK
Oposisi Cerdas | Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie memberikan
apresiasi atas keberhasilan Luiz Inácio Lula da Silva yang kembali terpilih
sebagai Presiden Brasil untuk keempat kalinya pada Minggu (25/10/2026). Lula
yang berusia 81 tahun meraih kemenangan di putaran kedua dengan perolehan
51,79% suara, mengungguli Flávio Bolsonaro yang mendapat 48,21%, padahal
sempat tertinggal di putaran pertama.
apresiasi atas keberhasilan Luiz Inácio Lula da Silva yang kembali terpilih
sebagai Presiden Brasil untuk keempat kalinya pada Minggu (25/10/2026). Lula
yang berusia 81 tahun meraih kemenangan di putaran kedua dengan perolehan
51,79% suara, mengungguli Flávio Bolsonaro yang mendapat 48,21%, padahal
sempat tertinggal di putaran pertama.
Melalui akun X @JimlyAs, Jimly menulis bahwa pencapaian itu “hebat” karena
Lula hanya tamat SD dan mengikuti kursus keterampilan. Ia merujuk Pasal 14
ayat (4) UUD Brasil yang mensyaratkan kandidat terdaftar sebagai pemilih dan
tidak buta huruf, tanpa syarat pendidikan formal tinggi.
Lula hanya tamat SD dan mengikuti kursus keterampilan. Ia merujuk Pasal 14
ayat (4) UUD Brasil yang mensyaratkan kandidat terdaftar sebagai pemilih dan
tidak buta huruf, tanpa syarat pendidikan formal tinggi.
“Hebat, Presiden Brazil Lula da Silva kmbali trpilih jadi Presiden ke4
kalinya. Pdhal cuma tamat SD & kursus ktrampilan. Karena di Pasal 14
ayat (4) UUD Brazil, smua kandidat pemilu baik parlemen maupun pres/wapres
hrs trdaftar sbg pemilih & tdk buta huruf”, cuitnya.
kalinya. Pdhal cuma tamat SD & kursus ktrampilan. Karena di Pasal 14
ayat (4) UUD Brazil, smua kandidat pemilu baik parlemen maupun pres/wapres
hrs trdaftar sbg pemilih & tdk buta huruf”, cuitnya.
Pujian ini memicu reaksi netizen yang membandingkan perjalanan Lula dengan
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Banyak yang menyebut Lula “bukan
anak karbitan” seperti Gibran, yang dinilai naik cepat berkat dinasti
politik dan dukungan ayahnya, mantan Presiden Joko Widodo. Istilah “anak
karbitan” merujuk pada seseorang yang dipercepat naik tanpa proses alami,
mirip buah yang dimatangkan dengan karbit.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Banyak yang menyebut Lula “bukan
anak karbitan” seperti Gibran, yang dinilai naik cepat berkat dinasti
politik dan dukungan ayahnya, mantan Presiden Joko Widodo. Istilah “anak
karbitan” merujuk pada seseorang yang dipercepat naik tanpa proses alami,
mirip buah yang dimatangkan dengan karbit.
Perjalanan Panjang Lula: Dari Kemiskinan hingga Istana Presiden
Lula lahir 27 Oktober 1945 di Garanhuns, Pernambuco, dari keluarga petani
miskin. Ia anak ketujuh dari delapan bersaudara; orang tuanya buta huruf.
Sejak kecil ia bekerja sebagai penyemir sepatu, penjual kacang, dan pembantu
di pabrik pewarna. Ia baru belajar membaca di usia sekitar 10 tahun dan
putus sekolah setelah pendidikan dasar (setara SD/awal SMP) untuk membantu
keluarga.
miskin. Ia anak ketujuh dari delapan bersaudara; orang tuanya buta huruf.
Sejak kecil ia bekerja sebagai penyemir sepatu, penjual kacang, dan pembantu
di pabrik pewarna. Ia baru belajar membaca di usia sekitar 10 tahun dan
putus sekolah setelah pendidikan dasar (setara SD/awal SMP) untuk membantu
keluarga.
Di usia 14 tahun, Lula pindah ke São Paulo dan bekerja di pabrik sekrup
sambil mengikuti kursus tiga tahun di Serviço Nacional de Aprendizagem
Industrial (SENAI) sebagai torneiro mecânico (operator mesin bubut). Ia
kehilangan jari kelingking tangan kiri akibat kecelakaan kerja di pabrik.
Pengalaman sebagai buruh logam membawanya aktif di serikat pekerja, menjadi
ketua serikat metalurgi São Bernardo do Campo pada 1975, dan memimpin mogok
besar era kediktatoran militer. Ia ikut mendirikan Partai Buruh (PT) pada
1980.
sambil mengikuti kursus tiga tahun di Serviço Nacional de Aprendizagem
Industrial (SENAI) sebagai torneiro mecânico (operator mesin bubut). Ia
kehilangan jari kelingking tangan kiri akibat kecelakaan kerja di pabrik.
Pengalaman sebagai buruh logam membawanya aktif di serikat pekerja, menjadi
ketua serikat metalurgi São Bernardo do Campo pada 1975, dan memimpin mogok
besar era kediktatoran militer. Ia ikut mendirikan Partai Buruh (PT) pada
1980.
Lula gagal tiga kali di pilpres (1989, 1994, 1998) sebelum menang pada 2002
dan 2006 (masa jabatan 2003–2010). Ia kembali menang pada 2022 dan kini
2026. Selama pemerintahannya, program seperti Bolsa Família membantu
mengentaskan puluhan juta orang dari kemiskinan. Ia pernah dipenjara dalam
kasus korupsi (kemudian dibebaskan), namun tetap bangkit. Lula sering
menekankan bahwa ia adalah metalurgi tanpa gelar universitas yang terpilih
secara demokratis empat kali.
dan 2006 (masa jabatan 2003–2010). Ia kembali menang pada 2022 dan kini
2026. Selama pemerintahannya, program seperti Bolsa Família membantu
mengentaskan puluhan juta orang dari kemiskinan. Ia pernah dipenjara dalam
kasus korupsi (kemudian dibebaskan), namun tetap bangkit. Lula sering
menekankan bahwa ia adalah metalurgi tanpa gelar universitas yang terpilih
secara demokratis empat kali.
Pendidikan formal Lula memang terbatas—menyelesaikan pendidikan primer dan
diploma keterampilan SENAI—namun kualifikasi politiknya dibangun melalui
perjuangan panjang di lapangan. Di Brasil, syarat pencalonan relatif longgar
dibandingkan Indonesia yang mensyaratkan ijazah minimal SMA atau sederajat.
diploma keterampilan SENAI—namun kualifikasi politiknya dibangun melalui
perjuangan panjang di lapangan. Di Brasil, syarat pencalonan relatif longgar
dibandingkan Indonesia yang mensyaratkan ijazah minimal SMA atau sederajat.
Konteks Indonesia dan Reaksi Netizen
Unggahan Jimly muncul di tengah polemik berkepanjangan soal dokumen
pendidikan Gibran, termasuk putusan MK yang menyebut tidak ada bukti
meyakinkan ijazah SMA atau setara. Jimly sendiri pernah mengusulkan
penghapusan syarat ijazah bagi capres-cawapres, dengan menyinggung contoh
Lula dan Buya Hamka, serta menekankan bahwa suara rakyat lebih tinggi dari
gelar akademik. Ia menegaskan bukan membela Gibran secara pribadi.
pendidikan Gibran, termasuk putusan MK yang menyebut tidak ada bukti
meyakinkan ijazah SMA atau setara. Jimly sendiri pernah mengusulkan
penghapusan syarat ijazah bagi capres-cawapres, dengan menyinggung contoh
Lula dan Buya Hamka, serta menekankan bahwa suara rakyat lebih tinggi dari
gelar akademik. Ia menegaskan bukan membela Gibran secara pribadi.
Reaksi netizen di kolom komentar dan quote post Jimly banyak menyoroti
perbedaan jalur. Salah satu balasan populer menyarankan Gibran mencoba
pilpres di Brasil, dengan nada sarkastik. Komentar lain menggarisbawahi
bahwa Lula naik dari bawah melalui kerja, serikat buruh, dan partai yang
dibangunnya sendiri, bukan “dipaksa matang” oleh kekuasaan keluarga atau
perubahan aturan mendadak (seperti putusan MK soal batas usia 2023 yang
membuka jalan bagi Gibran).
perbedaan jalur. Salah satu balasan populer menyarankan Gibran mencoba
pilpres di Brasil, dengan nada sarkastik. Komentar lain menggarisbawahi
bahwa Lula naik dari bawah melalui kerja, serikat buruh, dan partai yang
dibangunnya sendiri, bukan “dipaksa matang” oleh kekuasaan keluarga atau
perubahan aturan mendadak (seperti putusan MK soal batas usia 2023 yang
membuka jalan bagi Gibran).
@cynicstoic: “Gibran nyapres di Brazil aja. Kali aja Lula buka lowongan”
@BR_Tamsyah: “Apakah Lula da Silva punya paman di MK-nya Brasil (kalau ada
sih)?”
sih)?”
@LocknLoll: “Yg pasti adalah Presiden Brazil Lula da Silva tidak bikin
IJAZAH PALSU ”
IJAZAH PALSU ”
@arifbalikpapan1: “Hebat ya, Prof. Bandingkan Lula yang cuma SD tapi kerja
keras, berjuang, dan dibangun dari bawah… sama Gibran yang ‘tidak punya
ijazah SMA’ tapi tiba-tiba naik karena dinasti + transaksi politik. BEDA
JAUH”
keras, berjuang, dan dibangun dari bawah… sama Gibran yang ‘tidak punya
ijazah SMA’ tapi tiba-tiba naik karena dinasti + transaksi politik. BEDA
JAUH”
@JimlyAs Lula da Silva gak punya Paman di MK dan Bapaknya gak pernah menjabat presiden serta.. plis deh jgn samain Lula da Silva dgn Fufufafa.. Langit dan Bumi https://t.co/d3JeUXjWuM
— XPLSHX (@xplshx) October 26, 2026
