Kapolda Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai, Pasar, Jalan dan Pantai
NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green Policing. Kali ini, gerakan tersebut melibatkan TNI, masyarakat, serta Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Nabire dalam aksi bersama membersihkan lingkungan dan menanam pohon di sejumlah wilayah Kabupaten Nabire, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini didampingi Wakapolda Kombes Pol Dr. Gustav R. Urbinas tersebut menyasar tiga lokasi, yakni Pasar Karang, kawasan Kalibobo, dan Pantai Nabire.
Turut hadir para pejabat utama (PJU) dan personel Polda Papua Tengah bersama unsur TNI serta masyarakat yang bergotong royong membersihkan sampah di lingkungan pasar, kawasan permukiman, hingga pesisir pantai.
Tidak hanya membersihkan sampah, kegiatan di Pantai Nabire juga diisi dengan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menciptakan kawasan pesisir yang lebih hijau.
Program Green Policing ini menjadi agenda rutin Polda Papua Tengah yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian alam bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan, Green Policing merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian, TNI, dan masyarakat.
“Lingkungan yang bersih dan sehat tidak bisa diwujudkan hanya dengan mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan kita semua.,” ujarnya.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, baik di sungai, pasar, jalan maupun pantai. Menurutnya, ruang-ruang publik tersebut merupakan bagian dari lingkungan bersama yang harus dijaga agar tidak tercemar dan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.
“ Saya mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak menjadikan sungai, pasar, jalan maupun pantai sebagai tempat pembuangan sampah. Jangan karena kepentingan pribadi, kita mengorbankan kebersihan dan kenyamanan bersama. Mari tumbuhkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan di sekitar kita. Kebersihan bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban kita semua,” tegas Kapolda.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial setiap hari Jumat. Lebih dari itu, Green Policing diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan dan budaya positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh personel Polri maupun masyarakat.
Kapolda juga mengajak seluruh personel kepolisian untuk menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari lingkungan kerja, tempat tinggal, hingga ruang publik.
“Polri harus hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan contoh dan mengajak masyarakat melakukan hal-hal positif. Kami ingin gerakan ini menjadi gerakan bersama, sehingga tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan Papua Tengah,” tegasnya.
Keterlibatan TNI, KKSS, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.
“Harapan kita bersama, Nabire tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan, tetapi juga menjadi daerah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.
The post Kapolda Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kebersihan Sungai, Pasar, Jalan dan Pantai first appeared on pembaruanpapua.com.